HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Mengaku Kehabisan Biaya Hidup

Penjambret Diamuk Massa



indosiar.com, Jakarta - Suyitno, seorang pelaku penjambretan harus rela menahan bogem mentah dan tendangan massa akibat tertangkap basah saat beraksi di Stasiun Mangga Besar, Jakarta Pusat, Selasa sore (6/10/2009).

Tidak hanya lebam di bagian wajah akibat amuk massa, sekujur tubuh Suyitno juga bengkak.

Tersangka yang merupakan pendatang baru asal Ciamis, Jawa Barat ini, mengaku terpaksa menjambret karena kehabisan uang untuk biaya hidup di Jakarta.

Sementara itu Nanik, yang menjadi korban penjambretan mengaku tak menyangka dirinya telah diintai pelaku sejak dari Stasiun Jakarta Kota.

Beruntung, sebelum aksi massa makin beringas, tersangka berhasil diamankan petugas pengamanan khusus di Stasiun  Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Nasib serupa juga dialami seorang pria yang tertangkap basah menjambret di kawasan Cibogel, Kota Baru, Kabupaten Bogor. 

Pria bernama Hasanuddin kepergok saat akan mengambil dompet milik salah satu penumpang angkot jurusan Ramayana - Ciapus, Selasa siang (6/10/2009).

Sebelumnya pelaku menjalankan aksinya bersama ketiga rekannya yang berhasil kabur, dengan modus pura-pura muntah.

Namun saat tangan Hasanuddin akan beraksi, korban berteriak. Kontan saja, warga sekitar berdatangan dan berhasil menangkap Hasanuddin, yang langsung dihakimi massa. 

Aparat Polsek Ciomas mengamankan sebuah mobil Toyota Avanza, yang ditinggal oleh para pelaku jambret di lokasi kejadian. Petugas juga menemukan sejumlah dompet dan uang tunai didalam mobil tersebut, yang diduga sebagai hasil kejahatan mereka.(Tim Liputan/Ijs)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: