
indosiar.com, Bandung - Berhati - hatilah membawa bahan bakar minyak (BBM), jangan menempatkan atau membawanya secara sembarangan atau dalam wadah seadanya. Di Bandung, Jawa Barat akibat ulah penumpang yang membawa bensin dalam kantong plastik sebuah mobil angkot hangus terbakar. Ceceran tumpahan bensin didalam angkot yang panas menimbulkan percikan api hingga angkot terbakar. Tiga penumpang angkot termasuk sang sopir bersama seorang anak balitanya menderita luka bakar serius.
Desta, balita berusia 3 tahun harus menderita luka bakar serius di kepala, wajah, kedua tangan dan kakinya dalam peristiwa terbakarnya angkutan kota (angkot) jurusan Cileunyi - Cicalengka di Jalan Raya Nagrek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sementara ayah Desta, Asep sang sopir angkot naas tersebut hanya terkena luka bakar pada tangannya.
Menurut Asep, tumpahan bensin milik salah satu penumpang menjadi penyebab kebakaran angkotnya yang saat itu hanya mengangkut anaknya dan penumpang tersebut. Korban luka parah lainnya adalah Asep Syaifudin penumpang yang membawa bensin yang ditempatkan dalam kantong plastik, yang kemudian jadi penyebab angkot terbakar. Akibatnya hampir seluruh badan angkot hangus, setelah sebelumnya kobaran api baru bisa dipadamkan warga dilokasi kejadian dengan disiram air.
Sebelum angkot ini terbakar, warga sempat mendengar suara ledakan. Angkot yang sudah dikepung api tersebut berhenti setelah menabrak benteng pagar warung. Setelah diidentifikasi polisi, bangkai angkot selanjutnya dievakuasi ke kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan. Sementara itu karena keterbatasan dokter serta alat medis, dua korban luka parah dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. (Cecep Hendar/Dv).