indosiar.com, Lampung - Satu dari lima anggota komplotan perampok antar provinsi Kamis (11/08/11) kemarin berhasil dibekuk petugas polisi di Jalan Lintas Sumatera, Mesuji Lampung. Keberadaan para pelaku berhasil diketahui dari alat pemantau GPS yang dipasang pada mobil hasil perampokan mereka di Jakarta. Polisi juga menyita satu unit mobil dan sebuah senjata api laras panjang lengkap dengan amunisi. Sayang 4 pelaku berhasil melarikan diri.
Pria bernama Idrus ini dibekuk petugas di Jalan Lintas Timur, Simpang Pematang, Mesuji, Lampung, Kamis sore. Idrus diduga merupakan satu dari lima anggota komplotan pelaku perampokan antar provinsi. Sedangkan empat rekan Idrus berhasil meloloskan diri.
Idrus dan rekan-rekannya terakhir diketahui merampok di rumah milik Imam, seorang warga Ciputat, Jakarta. Dalam perampokan itu para pelaku berhasil menggasak uang tunai jutaan rupiah dan membawa kabur mobil milik korban yang berprofesi sebagai pengusaha rental kendaraan mobil. Keberadaan para pelaku berhasil diketahui setelah alat penerima sinyal atau pemantau jarak jauh GPS atau global positioning system, yang dipasang pada mobil korban menyala. Setelah kejadian, korban terus mengikuti jejak pelaku melalui alat GPS yang dipasang di mobilnya dan melaporkan ke polisi.
Para pelaku yang dilengkapi dengan senjata api ini sempat melakukan perlawanan kepada petugas saat proses penangkapan. Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan satu pucuk senjata api laras panjang jenis senjata serbu atau SS 1, lengkap dengan 23 butir amunisnya serta satu unit mobil hasil dari kejahatan sebagai barang bukti. Kasus ini kini masih dikembangkan polisi guna menangkap empat pelaku lain yang berhasil kabur saat proses penangkapan. (Aris Susanto/Sup)