HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI

Perampok Bersenpi Gasak 8 Kilogram Emas



indosiar.com, Bandung - Sebuah toko emas di Jalan Pasir Koja, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/04/07) malam, dirampok. 6 orang bersenjata api masuk kedalam toko dan menodongkan senjatanya ke pemilik toko. Kawanan perampok sempat terlibat baku tembak dengan anggota polisi yang mengepungnya, namun mereka berhasil membawa kabur sekitar 8 kilogram emas. Dalam kejadian ini 10 orang tertembak, 2 orang diantaranya meninggal dunia dan 4 orang polisi luka-luka.

Peristiwa perampokan ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB disebuah toko emas di Jalan Pasir Koja, Bandung. Menurut salah seorang saksi, 2 orang terlihat mengacungkan senjata dan menodongkan pistol ke kepala seorang korban.

Sekitar 15 anggota polisi yang datang tidak lama setelah perampokan beraksi sempat terlibat baku tembak. Para perampok yang diperkirakan berjumlah 6 orang mengenakan helm berhasil lolos setelah menembak secara membabi buta. Sedikitnya 10 orang terkena tembakan termasuk 4 anggota polisi. Dari 10 korban 2 diantaranya meninggal di lokasi kejadian yakni seorang pembeli emas Muhammad Taufik Iskandar dan Tongki Suwarno sang pemilik toko.

Para perampok berhasil membawa kabur sekitar 8 kilogram emas. 4 polisi yang terkena tembakan adalah 2 orang perwira yaitu Kanit Reskrim Polresta Astana Anyar Ipda Kuswara dan Kanit Intelkam Ipda Polisi Asep Widarsa serta 2 anggotanya Bripka Deni dan Bripka Budi.

Ipda Pol Asep mengalami luka cukup parah setelah tertembak di dada kanan dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Sementara 7 korban penembakan dirawat di Rumah Sakit Immanuel Bandung yakni Yohanes, Yadi, Undang Ahmad dan Suhadi serta 3 orang anggota polisi. Sedangkan 2 jenazah dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung guna diotopsi.

Sementara itu keluarga Muhammad Taufik yang mendatangi ruang jenazah tak kuasa membendung haru. Mereka cukup shock karena Muhammad Taufik minggu ini akan melangsungkan pertunangan dan kedatangannya ke toko emas itu hendak membeli cincin pertunangannya. Polisi hingga kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku perampokan sadis ini. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
14-Apr-2007 03:47:17 WIB by Yayang
Kalau Seandainya yang rampok itu teroris yang mengatasnamakan Agama.itu saya jamin Bohong besar.karena agama tidak pernah mengajarkan Ngerampok apa lgi sambil ngebunuh..Yang pasti itu Memang Penjahat yang Hukumnya wajib Untuk di Bunuh kembali..Siapa yang tidak Setuju Hukum mati..?? Berarti Dia Juga Mendukung Pembunuhan itu Semua..
14-Apr-2007 01:40:12 WIB by Monyet
hati-hati..teroris Ada di belakangnya...

 

Nama:
Email:
Security Code: