indosiar.com, Manado - (Selasa, 17.01.2012) Sebuah rumah, di kawasan Tikala Kumaraka, Manado Senin malam, disatroni perampok bersenjata tajam. Tiga pembantu rumah tangga dianiaya, satu diantaranya tewas akibat luka bacokan di tubuhnya. Tersangka berhasil dilumpuhkan dengan tembakan polisi saat melarikan diri diatap rumah warga.
Perampokan yang berlangsung Senin malam, terjadi di rumah milik keluarga Mamuaya, di Kelurahan Tikala Kumaraka, Manado, Sulawesi Utara. Tak lama berselang, aparat kepolisian dan TNI langsung menyisir lokasi, karena kemungkinan tersangka masih berada disekitar TKP. Pencarian, selama satu jam membuahkan hasil.
Tersangka ini bersembunyi diatap rumah warga lainnya. Dan yang mengejutkan ternyata pelaku perampokan adalah Oscar, bekas sopir yang dipecat lima bulan lalu oleh keluarga korban. Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang hasil curian senilai puluhan juta rupiah.
Perampokan ini memakan korban. Salah satu pembantu rumah tangga bernama Merry tewas dengan luka tikaman senjata tajam di dada bagian kiri dan perutnya.
Sementara dua lainnya yakni Yulana, berusia 40 tahun, mengalami luka bacok di bagian tangan, sementara Reni Helaha, 20 tahun, mengalami luka bacok diperut hingga usus terburai dan patah tulang dibagian tangan dan kaki karena berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai tiga rumah korban. (Alamsyah Djohan/Sup)