HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
PATROLI

Pembunuhan Berantai

Polisi Salah Identifikasi Salah Satu Korban



indosiar.com, Nganjuk - (Kamis, 16.02.2012) Ditengah upaya polisi mengusut tuntas kasus pembunuhan berantai ini Rabu siang Polres Nganjuk kedatangan seorang wanita yang mengaku suaminya kemungkinan juga menjadi salah satu korban kekejian Mujianto. Wanita itu menyebut nama suaminya bernama Darno yang salah diidentifikasi oleh polisi dengan nama Basori. Namun sayangnya jenazah Darno sudah dimakamkan polisi di Tanjung Anom Nganjuk.

Wanita ini bernama Warsini, warga Desa Sukowiyono, Ngawi, Jawa Timur. Ia yakin suaminya bernama Darno, adalah salah satu korban kekejian Mujianto. Dari tayangan di televisi dia mengetahui salah satu korban mirip dengan wajah Darno, suaminya yang sebelumnya diidentifikasi bernama Basori. Karena tidak dikenal identitasnya, jasad Darno sendiri akhirnya dimakamkan oleh polisi tanpa kehadiran pihak keluarga.

Sayangnya, Warsini enggan dimintai komentar. Namun kepastian identifikasi salah satu korban bernama Darno diungkapkan Kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono.

Sementara itu Mujianto tersangka pembunuhan berantai untuk pertama kalinya diberi ijin berbicara kepada publik. Dalam salah satu pernyataannya ia sama sekali tidak menyesal, bahkan puas lantaran bisa menghabisi pria yang menganggu hubungannya dengan Joko, pasangan sesama jenisnya.

Sikapnya yang dingin tanpa penyesalan banyak pihak menduga Mujianto mengalami gangguan kejiwaan. Karena itu, Polres Nganjuk berencana memeriksakan kejiwaan pelaku ke rumah sakit Bhayangkara dalam waktu dekat ini. (Danu Sukendro/Sup)

Bookmark and Share