indosiar.com, Sampang - (Jumat, 30.12.2011) Di Sampang, Madura ratusan massa sambil membawa senjata tajam Kamis kemarin, mengamuk dan membakar rumah serta pondok kelompok syiah pimpinan Kiai Tajul Muluk di Sampang, Madura. Massa marah lantaran ajaran syiah yang beredar di desa Karang Gayam dianggap ajaran sesat.
Rumah dan pondok kelompok syiah, di Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben Sampang ini, dibakar ratusan warga Karang Gayam Kamis kemarin. Massa yang membekali diri dengan senjata tajam seperti clurit, pedang dan bambu runcing mengepung rumah Kiai Tajul Muluk. Untungnya peristiwa ini tidak sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Kiai Tajul Muluk, keluarga serta pengikutnya telah melarikan diri, ketika ratusan massa yang bersenjata tajam ini menyerbu komplek rumah dan pondok mereka.
Sementara aparat kepolisian Resor Sampang, tidak dapat menembus lokasi untuk mencegah aksi massa yang sedang marah. Polisi dapat masuk ke lokasi kejadian setelah rumah dan pondok ludes terbakar dan emosi massa sudah mereda.
Bahkan tak hanya rumah Kiai Tajul Muluk, rumah warga yang berada didekat pondok juga menjadi sasaran amuk massa.
Konflik kelompok syiah dan warga setempat, telah berlangsung sejak tahun 2007. Beberapa kali kedua kelompok nyaris terlibat perang saudara.
Pemerintah Kabupaten Sampang dan polisi, telah melakukan mediasi dengan kedua kelompok, tetapi hingga saat ini belum ada titik temu. Warga Desa Karang Gayam, mendesak pengikut ajaran syiah, keluar dari
desa Karang Gayam. (Fatur Rosi/Sup)