indosiar.com, Surabaya - Seorang mantan suami nekat membacok lelaki pasangan mantan isterinya. Pelaku berbuat nekat karena korban dianggap merusak rumah tangga, sehingga mengakibatkan pelaku dan isterinya bercerai. Pelaku menuduh korban berselingkuh dengan isterinya sejak tahun 2005, usai membunuh, pelaku menyerahkan diri ke polisi.
Mustofa (45 tahun) warga Bulak Banteng, Kemuning, Surabaya Senin (13/7/09) siang, ditemukan tewas bersimbah darah didepan pelataran parkir terminal bus wisata Sunan Ampel, Surabaya. Pria naas ini tewas akibat mengalami luka bacok disekujur tubuhnya. Polisi langsung melakukan olah TKP dan proses identifikasi dan membawa jenazah Mustofa menggunakan mobil ambulan.
Menurut saksi seorang sopir mobil pick up yang biasa mangkal didepan Terminal Pengirian, Haji Umar Mustofa, sebelum tewas dibacok korban terlihat berjalan disekitar pelataran parkir dan tiba - tiba dihadang dan dibacok dengan menggunakan clurit oleh seorang pria. Korban sempat teriak dan berlari, namun pelaku mengejar hingga korban tersungkur dan membacok korban berulangkali.
Sementara itu tak berapa lama usai pembacokan, pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi. Tersangka Sarifudin tampak tidak menyesali perbuatannya dan mengaku puas, karena telah membunuh seseorang yang telah merusak rumah tangganya.
Menurut Polresta Surabaya Utara, motif pembunuhan karena tersangka dendam terhadap Mustofa yang pernah berselingkuh dengan Sulihai sejak tahun 2005 lalu. Sulihai adalah mantan isteri dari tersangka Sarifudin.
Polisi menyita sejumlah clurit yang masih berlumuran darah yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban nya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka kini masih diperiksa untuk mengetahui dugaan adanya motif lain dari pembunuhan ini. (Sri Rama/Dv).