indosiar.com, Karawang - (Senin, 06.02.2012) Puluhan korban keracunan makanan dari dua desa di Karawang, Jawa Barat Minggu sore akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Karawang, lantaran kondisinya yang mulai memburuk. Jumlah korban bahkan terus bertambah dari 35 orang menjadi 75 orang. Hasil pemeriksaan sementara, para korban keracunan zat nitrogen usai mengkonsumsi jajanan tradisional dongkal.
Jumlah warga yang menjadi korban akibat keracunan makanan, terus bertambah dan membanjiri Puskesmas Cilamaya Karawang Jawa Barat. Pihak Dinas Kesehatan Karawang, akhirnya mengerahkan sedikitnya 40 mobil ambulance, untuk mengevakuasi puluhan warga dua desa di Kecamatan Cilamaya Wetan, yang diduga mengalami keracunan ini.
Korban yang kritis terpaksa harus diberi oksigen, karena mulai bermasalah dengan pernafasan. Para korban, sebelumnya sempat menjalani perawatan medis, di Puskesmas Cilamaya, namun kondisinya semakin memburuk.
Jumlah korban yang awalnya hanya 35 orang, bertambah hingga mencapai 75 orang. para korban merupakan warga Desa Tegal Waru dan Mekarmaya. Mereka sebelumnya mengkonsumsi makanan tradisional yang biasa disebut dongkal, yakni olahan tepung beras yang dicampur dengan gula merah. Makanan tersebut, dibeli warga dari pedagang keliling.
Hingga Minggu petang, proses evakuasi korban masih terus berlangsung, dan tidak menutup kemungkinan, jumlah korban akan terus bertambah. Sementara pihak kepolisian masih memburu penjaja makanan dongkal, yang diduga menyebabkan puluhan warga keracunan. (Zenal Arifin/Sup)