indosiar.com, Tasikmalaya - Tak terima dipalak saat tengah berkunjung ke rumah pacarnya di Kampung Ranca Geneng, Tasikmalaya, Jawa Barat, seorang pemuda mengajak puluhan temannya dari Kampung Cienteng Makam menyerang kampung Ranca Geneng dengan bersenjata clurit dan balok. Akibatnya dua pemuda warga Ranca Geneng harus dilarikan ke rumah sakit karena sejumlah luka bacokan di punggung dan kepala.
Menurut warga, peristiwa tersebut dipicu sakit hati salah seorang pelaku penyerangan dari Kampung Cienteng Makam, karena dipalak sekelompok pemuda di Kampung Ranca Geneng saat tengah ke rumah pacarnya. Tidak terima pemuda itu kembali bersama beberapa temannya menggunakan 4 sepeda motor dan satu buah mobil angkutan umum.
Setiba di Kampung Ranca Geneng, puluhan pemuda tersebut secara membabi buta dan menyerang warga yang ada. Setelah puas melampiaskan amarah, mereka langsung melarikan diri. Sementara itu dua pemuda yang sedang nongkrong disebuah warung menjadi korban amukan sekelompok pemuda bersenjatakan clurit dan balok tersebut. Mereka mengalami luka bacok di kepala dan punggung hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Setelah menerima laporan warga, petugas dari Polsekta Tasikmalaya langsung melakukan pengejaran dan menangkap 3 pelaku di rumahnya di kampung Cienteng Makam. Petugas juga mengamakan sebuah mobil angkutan umum yang digunakan para pelaku saat penyerangan. Hingga kini petugas masih memburu puluhan pemuda lainnya yang terlibat aksi penyerangan tersebut. (Deni Muhammad Arif/Sup)