indosiar.com, Jakarta - Ratusan orang yang menamakan Barisan Muda Betawi Kamis (09/10) dini hari menyerbu Polsek Pamulang, Tangerang. Penyerbuan ini untuk mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan 5 anggota BMB terluka karena dikeroyok warga asrama.
Ratusan massa betawi ini langsung menduduki Polsek Pamulang yang saat ini dijaga sejumlah petugas kepolisian. Aksi pendudukan kantor Mapolsek Pamulang ini sendiri untuk mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan 5 anggota BMB terluka. Pelakunya sendiri diduga warga asrama perumahan Brimob.
Karena tidak mendapat respon pihak kepolisian sejumlah anggota Betawi ini sempat mengamuk didepan Mapolsek. Mereka juga bahkan saling terlibat pertengkaran sesama anggota BMB karena berselisih paham. Massa yang kecewa dengan pihak kepolisian akhirnya memutuskan bertindak sendiri.
Aksi pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan anggota BMB ini sendiri terluka bermula karena tidak terimanya sejumlah warga asrama Brimob atas ulah anggota BMB yang mengatur parkir. Sementara itu 4 anggota BMB lainnya tidak menjalani perawatan karena hanya menderita luka ringan. Hingga Kamis pagi ratusan massa BMB masih terus berjaga dan berencana akan melakukan aksi penyerangan ke asrama Brimob.
Memanasnya kembali kedua kelompok ini diduga dipicu atas peristiwa tewasnya 6 warga asrama Brimob di Situ Pamulang saat terjadinya bentrokan antara keduabelah pihak beberapa waktu lalu. (Mas'ud Ibnu Samsuri/Sup)