indosiar.com, Cianjur - Diduga mengalami stress, seorang paman di Cianjur, Jawa Barat membacok dua keponakannya hingga mengalami luka - luka pada bagian kepala. Kedua korban kakak beradik yang sempat tak sadarkan diri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cianjur, sedangkan tersangka Agus Wahono yang mencoba melarikan diri berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke Mapolsek Cibinong Cianjur Selatan.
Kedua korban membacokan paman Siti Aisyah, gadis berusia 17 tahun dan Ismawati yang masih berusia 8 tahun tergolek lemas di bangsal ruang darurat medik Rumah Sakit Umum Cianjur. Kedua kakak beradik itu mengalami luka - luka sobekan pada bagian kepala hingga luka.
Siti Aisyah harus dijahit sebanyak 15 jahitan, sedangkan adiknya Ismawati yang juga mengalami luka bacokan di kepala dijahit sebanyak 10 jahitan. Menurut keluarga korban Sopyandi, kedua korban sudah putus sekolah dan tinggal dirumah neneknya, kedua orang tuanya bercerai dan menjadi TKW di Arab Saudi.
Saat kejadian kedua kakak beradik tersebut sedang berada di dapur rumah neneknya di kampung Pasir Bayur, Desa Cengkang Kareng, Kecamatan Cibinong Cianjur Selatan. Tiba - tiba datang tersangka Agus Wahono dengan membawa golok dari arah depan rumah menuju dapur.
Melihat kedua keponakannya yang akan makan, tersangka langsung kalap dan membacok kepala Ismawati hingga bermandikan darah. Korban yang terkulai bermandikan darah sempat berteriak - teriak minta tolong.
Tersangka Agus kemudian mengejar Siti Aisyah yang mencoba berlari sambil menangis, namun akhirnya terkena sabetan golok sang paman hingga tersungkur dan tidak sadarkan diri. Setelah membacok kedua keponakannya tersangka berusaha melarikan diri, namun warga berhasil menangkapnya dan menyerahkan tersangka ke Mapolsek Cibinong. Sampai sejauh ini belum diketahui motif pembacokan tersebut. (Erin Darussalam/Dv).