indosiar.com, - Kawanan perampok bersenjata api Selasa (02/02/10) kemarin pagi, menyatroni sebuah rumah yang merangkap toko mebel di Jalan Raya Kedung Mundu, Semarang, Jawa Tengah. Empat perampok menyekap 7 penghuni rumah dibawah todongan pistol dan gobang. Para perampok berhasil membawa kabur uang puluhan juta rupiah, perhiasan emas serta sejumlah surat berharga.
Toko mebel milik Beni Aryanto di Jalan Kedung Mundu, Semarang kemarin pagi disatroni 4 perampok bersenjata api dan senjata tajam saat toko baru saja dibuka. Para perampok langsung mengancam tiga karyawan toko, kemudian mengiring mereka ke lantai 2 yang merupakan tempat beristirahat keluarga pemilik toko. Sebanyak 7 penghuni disekap di dalam salah satu kamar dengan tangan dan kaki terikat.
Jordi, anak pemilik toko adalah satu-satunya penghuni yang luput dari ancaman perampok. Saat kejadian, bocah ini bersembunyi di kamar mandi dan mengintip gerak -gerik pelaku. Dibawah todongan pistol dan gobang, penghuni rumah tak berdaya hingga perampok leluasa menguras uang puluhan juta rupiah, perhiasan emas, surat berharga serta 8 unit ponsel.
Perampok diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Seperti memilih waktu pagi hari, saat jalanan belum ramai dan toko baru saja dibuka. Petugas Polresta Semarang Selatan kini tengah mengusut kasus perampokan toko mebel tersebut. (Agus Hermanto/Sup)