indosiar.com, Lampung - Hanya gara-gara menyantap ikan hasil dari pancingannya di laut, satu keluarga mengalami keracunan. Satu diantaranya tewas dan tiga lainnya segera dilarikan ke RSU Abdul Moeloek Bandar Lampung.
Tiga orang yang masih satu keluarga ini Selasa (03/04/07) kemarin, masih terbaring lemah di ruang tindakan IGD RSU Abdul Moeloek Bandar Lampung. Mereka dirawat karena keracunan makanan ikan buntel dan satu diantaranya tewas.
Mereka yang dirawat adalah Suminah, Safitri dan Sugiat. Sementara itu korban yang tewas adalah Bahori, kepala keluarga dari ketiga korban yang keracunan tersebut.
Sugiat, anak korban yang masih dirawat di rumah sakit mengaku sebelumnya sudah biasa mengkonsumsi ikan laut jenis buntel tersebut. Beda dengan ikan buntel hasil dari pancingan ayahnya kali ini. Setelah makan dua ekor ikan buntel yang digoreng, setengah jam kemudian ia mulai merasakan mual dan pusing.
Suasana duka pun masih tampak di rumah korban Bahori di Jalan WR Supratman Teluk Betung Utara. Pria berusia 50 tahun ini tewas dengan tubuh memar membiru dan dari mulut korban mengeluarkan cairan busa akibat keracunan ikan tersebut.
Sementara itu hasil dari diagnosa tim medis rumah sakit korban mengalami anafilatik shok atau gejala yang menyerang pusat syaraf yang disebabkan oleh zat atau racun yang dikonsumsi para korban. (Fauzi Heri/Sup)