HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
PATROLI

Mirip Kisah Ryan Jombang

Seorang Gay Habisi 4 Pria Saingannya



indosiar.com, Nganjuk - (Selasa, 14.02.2012) Pembunuhan berantai bermotifkan asmara sesama jenis ala Ryan kini terulang di Nganjuk, Jawa Timur. Pelakunya seorang pria penderita seks menyimpang. Dibakar api cemburu karena pasangan sesama jenisnya kerap berselingkuh, pria itu tega menghabisi nyawa 4 pesaingnya dengan cara membubuhi makanan korban dengan racun tikus. Polisi kini terus menyelidiki kasus pembunuhan berantai ini, karena diduga korbannya masih banyak ditempat lain.

Melihat posturnya, pria bernama Mujianto ini pendek dan ceking. Tapi siapa sangka, ia tergolong pria yang kejam, karena dalam waktu singkat Mujianto telah menghabisi nyawa 4 orang sekaligus.

Kisahnya mirip dengan Ryan, penjagal manusia asal Jombang, Jawa Timur. Pembunuh berantai berdarah dingin ini juga mengidap kelainan seks menyimpang. Tindak pembunuhan yang dilakukan berlatarbelakang persoalan sakit hati atau cemburu terhadap pasangan sesama jenisnya.

Kepada petugas, pria 24 tahun asal Desa Jatikapur, Kediri ini mengaku berencana membunuh enam orang korban. Beruntung dua korban masih berhasil diselamatkan. Empat korban yang berhasil dibunuhnya antara lain, Basori (42) warga Pacitan dan Ahya (30 ) warga Situbondo. Sementara dua korban lain belum teridentifikasi.

Yang lebih mengejutkan pembunuhan itu dilakukan hanya dalam kurun waktu satu bulan yakni akhir Januari hingga 12 Februari 2012. Sementara dua korban selamat yakni Anton Sumarsono warga Solo dan Muhamad Faiz, warga Blitar hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Bhayangkara Kediri.

Mujianto meracuni korbannya hingga tewas karena dibakar rasa cemburu. Dia menduga para pria yang menjadi korbannya itu berselingkuh dengan JK, kekasih sesama jenisnya.

Modus pembunuhan semua korbannya serupa. Semua korban yang menjadi pacar JK dihubungi pelaku lewat SMS yang isinya diundang oleh JK ke Nganjuk. Mujianto kemudian mengajak korbannya makan.

Saat korbannya lengah, pelaku membubuhi makanan tersebut dengan racun tikus. Begitu korbannya sekarat, pelaku menitipkan korban di rumah warga dan berpura-pura mencari dokter.

Kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono mengatakan, Mujianto meracuni enam korbannya di enam tempat kejadian perkara. Diantaranya dua TKP di Kecamatan Tanjung Anom, Nganjuk, dua TKP lainnya di Kecamatan Prambon, Nganjuk, satu TKP di Kecamatan Nganjuk dan satu TKP lainnya di Kecamatan Lohceret, Nganjuk.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit motor, sejumlah kartu, nomor ponsel, dompet berisi uang senilai 1 juta 400 ribu rupiah, 6 unit handphone dan sisa racun tikus. (Danu Sukendro/Sup)

Bookmark and Share