HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI

Seorang Pendeta dan Saudaranya Dibunuh



indosiar.com, Cengkareng - Sekitar pukul 7.30 Wib Senin (27/03/06) kemarin, seorang pendeta Gereja Pantekosta dan saudara kandungnya ditemukan tewas bersimbah darah didalam kamar sang pendeta masih diseputar komplek gereja.

Seorang pendeta Gereja Pantekosta di Jalan Sejahtera Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat Sanny Lionita dan saudara kandungnya Lusi Mulyani kemarin ditemukan tewas bersimbah darah.

Pendeta itu pertama kali ditemukan salah satu saudara kandung lainnya Jopita di kamar tidur sang pendeta yang berada didalam komplek gereja.

Dari hasil olah TKP sementara yang dilakukan oleh pihak kepolisian Jajaran Jakarta Barat disimpulkan korban tewas akibat pukulan benda tumpul dibagian kepala kedua korban. Tidak ditemukan tanda-tanda upaya masuk secara paksa oleh pelaku.

Kapolres Jakarta Barat KombesPolisi Edward Syah Pernong mengatakan, pihaknya belum menemukan latar belakang pembunuhan kedua korban tersebut.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Hingga saat ini belum diketahui kapan dan dimana kedua jenazah ini akan dimakamkan. (Meylani Mayasari dan Ahmad Syarifuddin/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
31-Mar-2006 16:51:05 WIB by Desi
Merupakan satu hal yang sangat tragis dan itu harus di tidaklanjuti dengan tuntas jangan dibiarkan begitu saja. Agar tidak terjadi lagi hal yang sama dan pelakunya harus ditangani secara adil.
28-Mar-2006 13:09:37 WIB by Eve
Menurut saya tindakan itu sangat kejam. Saya harap polisi bisa segera melacak pelaku pembunuhan itu dan memberikan hukuman yang pantas. semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan pasrah kepada Tuhan. Semoga yang telah berpulang kepada Tuhan
beristhirahat dengan tenang.
28-Mar-2006 12:51:49 WIB by adrian
Buat keluarga yang ditinggalkan, tetap tabah, bersabar dan berikan pengampunan buat pelaku, kedua kekasih Tuhan telah mengakhiri pertandingan dgn baik, biar Bapa di Surga yang akan memperhitungkan

 

Nama:
Email:
Security Code: