HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Pelaku Mengaku Disumpah dan Didoktrin

Sindikat Pembantu Rumah Tangga Dibekuk



indosiar.com, Surabaya - Berhati-hatilah dalam memilih pembantu rumah tangga. Di Surabaya, Jawa Timur dilaporkan, tiga wanita anggota sindikat pencuri yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, Kamis (24/06/10) siang dibekuk aparat Polres Surabaya Selatan. Yang lebih mengkhawatirkan, sindikat ini merekrut pembantu rumah tangga berkedok ajaran jihad, namun mengajarkan hal kriminal terhadap calon pembantu rumah tangga tersebut.

Sepak terjang tiga anggota sindikat pencuri berkedok pembantu rumah tangga (PRT) ini, berakhir di Polres Surabaya Selatan, Jawa Timur. Ketiganya, yakni Siti Fatonah alias Wulan 24 tahun, asal Sragen, Mutmainah alias Nur alias Ayu alias Siti, 25 tahun, asal Grobongan, dan Darwati alias Nanik 28 tahun, kakak kandung Siti.

Ketiganya menyamar sebagai pembantu rumah tangga, dan mengaku sebelumnya direkrut sindikat ini, dengan terlebih dahulu di baiat atau di sumpah agar setia pada pemimpin. Mereka juga dibekali ajaran jihad yang menyimpang, mengingat mereka bersedia melakukan pekerjaan jahat atas nama agama.

Saat beraksi, pelaku yang menyamar sebagai pembantu, begitu diterima bekerja langsung menggasak barang- barang berharga milik majikannya seperti perhiasan emas, jam tangan, dan uang tunai.

Hingga kini polisi masih terus mencari pimpinan yang menjadi otak dari sindikat ini. Kapolres Surabaya Selatan menghimbau masyarakat yang menggunakan jasa PRT untuk lebih berhati- hati, dan harus mengenali identitas PRT yang dipekerjakan, serta tidak sembarangan meletakkan barang berharga meski didalam rumah. (Sri Rama/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: