HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Terjadi Saat Istirahat Sekolah

Siswa SD Dikeroyok, Dipukuli Batu




indosiar.com, Situbondo  -
(Rabu, 12.10.2011) Maraknya aksi tawuran yang dilakukan mahasiswa maupun pelajar SMU bisa jadi merupakan contoh buruk bagi anak-anak. Seperti yang terjadi di Situbondo, Jawa Timur, seorang siswa Sekolah Dasar terpaksa dirawat di rumah sakit akibat dikeroyok dan dipukuli batu bata oleh teman-temannya di sekolah. Ironisnya aksi pengeroyokan itu terjadi saat jam sekolah dan hingga berita ini ditayangkan pihak sekolah tidak mau memberi penjelasan terkait tindak kekerasan yang dilakukan sesama murid tersebut.

Korban pengeroyokan itu bernama Maulana Jakfar. Siswa kelas empat Sekolah Dasar Negeri Empat Jangkar, Situbondo, tersebut kini dirawat di RSUD Dokter Abdoerrahem, Situbondo. Maulana menderita sejumlah luka dalam, di bagian leher dan punggungnya.
 
Luka-luka itu didapat maulana akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan 5 teman sekelasnya di sekolah saat jam istirahat berlangsung Selasa kemarin. Belum jelas apa pemicunya, korban dipukuli beramai-ramai. Beberapa siswa bahkan memukuli tubuh korban dengan batu bata. Ironisnya, aksi pengeroyokan ini tampaknya tidak diketahui pihak sekolah. Orang tua Maulana baru tahu anaknya dikeroyok setelah mendapati korban pulang dalam kondisi nyaris tidak bisa berjalan. Korban juga mengalami panas tinggi, dan hampir di sekujur tubuhnya ditemukan luka-luka lebam.
 
Korban semula mengelak telah dikeroyok teman-teman di sekolahnya. Namun setelah didesak, korban akhirnya mengaku. Peristiwa ini membuat korban trauma, hingga tak mau lagi masuk sekolah. Orang tua korban pun meminta pihak sekolah bertanggung jawab atas kasus ini. (Tomy Iskandar/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: