indosiar.com, Jakarta - (Selasa, 25.10.2011) Kebiasaan sejumlah remaja tanggung untuk naik truk yang tengah melaju di jalanan adalah sesuatu yang sungguh membahayakan. Hal ini kembali terbukti Senin kemarin. Bermaksud mencari tumpangan gratis, seorang siswa SMP tergelincir saat mencoba naik sebuah truk trailer yang tengah melaju. Tubuh korban yang jatuh ke jalanan langsung terlindas ban belakang truk trailer yang akan ditumpanginya tersebut, membuatnya tewas seketika disaksikan sejumlah teman korban.
Wanita ini tak kuasa menahan tangis saat melihat tubuh putranya, Rahmat Irwansyah sudah tergeletak tak bernyawa. Bahkan sang ibu jatuh pingsan, hingga harus dibopong suami dan warga sekitar ke dalam taksi.
Peristiwa tewasnya korban yang masih duduk di kelas dua SMP Negeri 108, Menceng, Cengkareng, ini terjadi Senin siang, di Jalan Raya Sumur Bor, Cengkareng, Jakarta Barat.
Bermula saat korban bersama sejumlah temannya usai pulang sekolah berniat cari tumpangan kendaraan gratis dengan menghentikan truk trailer yang melintas di jalan. Namun naas, saat korban naik ke atas truk, kakinya terpeleset dari pijakan ban truk yang masih melaju. Tubuh korban yang terjatuh ke jalanan langsung terlindas ban belakang truk trailer yang akan ditumpanginya tersebut.
Sementara itu sang sopir truk trailer, yakni Irwan Bangun, menuturkan, ia sudah melarang korban dan teman-temannya naik ke atas truknya. Irwan pun tak mengira jika korban yang tetap nekat naik, terjatuh ke kolong truk yang dikemudikannya.
Pihak kepolisian Sat Laka Lantas Jakarta Barat, yang tiba di lokasi mengevakuasi jasad korban ke RSCM Jakarta, guna keperluan visum. Sementara sopir beserta truk trailernya diamankan polisi ke kantor Sat Laka Lantas Jakarta Barat. (Jayadi/Sup)