indosiar.com, Sukabumi - Suasana duka tak terbendung saat keluarga mengetahui siswi kelas V SD Negeri Sukakarya 1, Sukabumi ini, sudah terbujur kaku.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Pipih, yang baru saja pulang dari sawah. Saat ke dapur, Pipih kaget melihat anak bungsunya sudah tewas tergantung dalam keadaan masih mengenakan seragam olah raga.
Petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP dan melakukan visum di lokasi, karena keluarga menolak apabila korban dibawah ke rumah sakit.
Menurut Kepala SDN Sukakarya I, Apip Setiawan, siswi tersebut tidak punya masalah pelajaran di sekolah. Namun dua minggu belakangan, dia memang tidak masuk sekolah. Diduga dia malu karena sering diejek oleh teman-temannya soal rambutnya yang keriting.
Sebelum kejadian, wali kelasnya sengaja menjemput korban untuk mengikuti pelajaran olah raga. Korban meninggalkan sepucuk surat berisi permintaan maafnya kepada keluarga. Ditemukan pula uang 30 ribu rupiah dan 6 butir permen yang kemudian diamankan polisi sebagai barang bukti.
Kasat Reskrim Polresta Sukabumi, AKP IGK Nuarjana mengatakan dari hasil penyidikan sementara, korban tewas karena gantung diri dan tidak ada unsur-unsur lain.
Kasus ini ikut membuat warga sekitar gempar, hingga banyak yang sengaja mendatangi lokasi kejadian.(Wulan Saptohadi/Ijs)