indosiar.com, Jember - (Rabu, 22.02.2012) Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama di Jember, Jawa Timur sudah beberapa hari menghilang tanpa jejak, hingga membuat orangtua dan pihak sekolah cemas. Diduga siswi kelas 3 ini menjadi korban penculikan sindikat penjualan manusia, karena sebelum menghilang korban sempat kedatangan dua orang tamu perempuan tak dikenal.
Perasaan cemas menghantui keluarga Imroatun Akiro, warga Kelurahan Mangli Jember menyusul hilangnya siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama Islam Al Hidayah itu. Menurut keluarganya, Imroatun tiba-tiba saja menghilang sejak hari Senin pagi tanggal 20 Februari lalu saat akan berangkat ke sekolah. Pihak orangtua telah berupaya mencari Imroatun ke rumah para kerabat dan teman-teman korban, namun hasilnya pun nihil. Ayah Imroatun yang bekerja sebagai penarik becak pun kini hanya bisa pasrah, lantaran telah kehabisan biaya untuk mencari keberadaan anaknya.
Pihak keluarga menduga Imroatun menjadi korban penculikan sindikat penjualan manusia, karena sebelum menghilang, korban sempat kedatangan dua orang tamu perempuan yang tidak dikenal. Kasus hilangnya Imroatun juga membuat cemas pihak sekolah. Di sekolah Imroatun selama ini dikenal sebagai anak pendiam dan tidak memiliki masalah. (Tommy Iskandar/Sup)