indosiar.com, Palembang - Hanya karena terlambat masuk kedalam kelas saat jam pergantian pelajaran, seorang siswi SMP Negeri Palembang dibenturkan kepalanya oleh oknum gurunya hingga pingsan. Akibatnya korban harus dirawat di rumah sakit dan mengalami trauma.
Oktaviani Putri Utama, siswi SMP Negeri Palembang ini terpaksa dirawat di ruang gawat darurat rumah sakit. Menurut keluarganya, Oktaviani dianiaya oleh oknum gurunya berinisial EZ. Kepalanya dibenturkan kesebuah kursi hingga ia pingsan tak sadarkan diri. Diduga kerasnya benturan yang dilakukan oleh pelaku membuat kepala korban mengalami pembengkakan sehingga korban selalu mengalami pusing.
Sebab penganiayaan itu sebenarnya sepele yakni karena Oktaviani terlambat masuk kelas. Selain kepalanya dibenturkan ke kursi, Oktaviani juga dicaci maki pelaku dengan perkataan yang tak pantas dikeluarkan oleh seorang pendidik.
Sementara pihak sekolah saat ditemui membantah telah terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan oknum guru EZ. Akibat dari peristiwa ini korban mengalami trauma dan selalu ketakutan bila tertemu orang lain. Rencananya orangtua korban yang tidak terima dengan perbuatan oknum guru tersebut akan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian dan akan menempuh jalur hukum. (Dedi Irwansyah/Sup)