indosiar.com, Muara Enim, Sumsel - (Senin, 20.02.2012) Insiden kecelakaan kereta api Minggu pagi terjadi di Desa Niru, Muara Enim, Sumatera Selatan. Kuatnya benturan dua kereta pengangkut batubara rangkaian panjang, atau babaranjang itu membuat kedua kereta sempat terbakar. Kecelakaan itu menewaskan empat orang kru kereta. Sementara penyebab terjadinya tabrakan, hingga kini masih dalam penyelidikan petugas.
Tabrakan dua kereta pengangkut batubara rangkaian panjang atau babaranjang ini terjadi pada Minggu pagi, di Desa Niru, kilometer 336, Muara Enim, Sumatera Selatan.
Dalam peristiwa ini, empat orang crew dari kedua kereta, tewas di tempat, dengan kondisi mengenaskan. Tiga diantara korban bahkan dalam kondisi hangus terbakar, dan sulit dikenali.
Kecelakaan tragis ini bermula saat kereta api babaranjang tanpa muatan melaju kencang dari arah Tarahan, Lampung, menuju Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Saat bersamaan, di jalur yang sama, kereta api lokomotif SCT 2, yang penuh dengan muatan batubara, juga melaju kencang dari arah Lahat, menuju Kertapati -Palembang. Akibatnya kedua kereta naas itu bertabrakan, dan terbakar.
Setelah dua jam, akhirnya tim sar gabungan berhasil mengevakuasi semua jasad korban, dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Bunda, Kota Prabumulih. Sementara pihak PT KAI, hingga kini belum dapat memastikan penyebab terjadinya kecelakaan. (Dedy Irwansyah/Sup)