HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
PATROLI

Mayat Wanita Dalam Koper

Telanjang Terbungkus Sprei, Tanpa Identitas



indosiar.com, Jakarta -  Kasus mayat yang dibuang dengan dikemas dalam koper kembali terjadi. Kali ini koper hitam berisi mayat tersebut dibuang di ruas jalan tol Wiyoto - Wiyono Minggu (18/01/09) kemarin, lalu ditemukan seorang tukang sapu jalan tol. Begitu dibuka sesosok mayat wanita telanjang berkulit kuning langsat tanpa identitas tampak terlihat dalam koper dibungkus sprei.

Temuan ini bermula saat Maskur, seorang petugas kebersihan jalan tol yang sedang menyapu jalan di KM 10 - 800 menemukan sebuah koper hitam besar. Penasaran mengira isinya bom, akhirnya petugas ini membuka koper tersebut dan mendapati mayat seorang wanita tanpa busana didalam koper. Ia  langsung melaporkan penemuan itu kepada petugas terdekat.

Kapolres Jakarta Utara yang langsung datang ke lokasi untuk memimpin proses identifikasi korban menduga korban tanpa identitas ini tewas dianiaya sebelum kemudian jasadnya dimasukan kedalam koper dan dibuang di jalan tol. Sebab disekujur tubuh korban terdapat luka memar seperti pukulan benda tumpul, namun motif dari pembunuhan ini belum diketahui.

Selanjutnya guna penyelidikan lebih lanjut mayat korban dibawa ke RSCM untuk diotopsi. Ciri-ciri korban adalah tinggi sekitar 155 centimeter berkulit putih dengan raut wajah seperti orang melayu. Kasus ini kini ditangani Polres Metro Jakarta Utara. (Abdul Haris/Sup)

Berita terkait: Hanya berselang beberapa jam setelah ditemukan identitas mayat wanita telanjang terlipat dalam koper yang ditemukan di jalan tol Wiyoto - Wiyono bisa diketahui setelah sejumlah kerabat korban yang mendatangi kamar jenazah RSCM mengenai jasad korban dari tompel di kaki kirinya.

Korban bernama Cut Debi, 29 tahun warga asal Aceh yang tinggal disebuah rumah kost di Jalan Sawo III, Tebet, Jakarta Selatan. Jasad korban dapat dikenali dari ciri khas tompel yang terdapat di kaki kiri korban.

Tim Forensik RSCM dr Mun'in Idris mengatakan, korban tewas akibat terkena hantaman benda keras dibagian kepala. Pada bagian leher korban juga ditemukan tanda bekas cekikan, diduga korban dibunuh beberapa jam setelah tubuhnya ditemukan. Setelah identitas korban terungkap, Minggu malam polisi langsung mendatangi rumah kost korban dan melakukan identifikasi serta mengamankan sejumlah barang milik korban yang dapat digunakan untuk mengungkap kasus ini.

Menurut sejumlah rekan korban, korban terakhir kali terlihat pada hari Jumat, dua hari sebelum jasadnya ditemukan. Korban selama ini diketahui berprofesi sebagai wanita penghibur yang bekerja sesuai panggilan.

Selain meminta keterangan sejumlah warga, polisi juga mengamankan salah seorang rekan korban ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk dimintai keterangan. Hingga kemarin malam, jasad korban masih berada di kamar jenazah RSCM menunggu pihak keluarga menjemputnya. (Dedi Irawan/Endo Bawono/Sup)

 

Bookmark and Share


More PATROLI:

[ more Patroli ]