indosiar.com, Tanjung Pinang - Demi memperebutkan cinta seorang janda beranak dua, seorang petugas Satpol PP Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau rela bertarung dengan pria saingannya. Meski pada akhirnya ia sendiri akhirnya tewas ditikam pisau oleh saingannya itu.
Tedi, seorang petugas Satpol PP Kota Tanjung Pinang tewas dengan sejumlah luka tusukan terkapar di lapangan Pamedan, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Korban dibantai dengan motif memperebutkan cinta seorang janda beranak dua. Petugas dari Polres Tanjung Pinang yang datang ke TKP langsung melakukan identifikasi terhadap korban dan mayat selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Tanjung Pinang.
Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi, petugas kemudian melacak Alexander Hasibuan yang diketahui saingan korban. Petugas yang telah mengetahui identitas pelaku dan informasi keberadaannya langsung memburu Alexander Hasibuan dan menangkapnya di Tanjung Uban, Kepulauan Riau.
Dari informasi yang diketahui Cece, panggilan akrabnya sang janda beranak dua yang diperebutkan dua pria itu memang dia sudah lama menjalin cinta segitiga dengan kedua pria itu. Atas perbuatannya Alexander dapat diancam hukuman lebih dari 15 tahun, karena melanggar Pasal KUHP 338 tentang pembunuhan. (Tim Liputan/Sup)