indosiar.com, Kediri - Berhati-hatilah saat kartu ATM anda macet di mesin ATM, waspadai jika ada orang yang siap menolong. Di Kediri, Jawa Timur, komplotan penipu spesialis ATM lintas kota dibekuk polisi. Dalam aksinya pelaku menyumbat mesin ATM dengan korek api dan menempelkan stiker bertuliskan nomor telpon palsu pelayanan bank di mesin ATM itu. Selanjutnya para pelaku tinggal memanfaatkan ketidak-telitian para calon korbannya untuk menggasak uang milik calon korban.
Inilah 2 dari 4 tersangka penipu ATM yang sudah melakukan aksi penipuan disejumlah kota di Jawa Timur. Dalam menjalankan aksinya, para tersangka menyumbat lubang kartu di mesin ATM dengan biji korek api dan menempel stiker berisi call center bank yang nomornya diganti menjadi nomor salah satu pelaku.
Kemudian salah satu dari pelaku akan mengantri di belakang calon korbannya. Sang calon korban biasanya bingung, karena selalu gagal memasukan kartu ke mesin ATM, yang sebetulnya sengaja disumbat para tersangka. Pada saat itulah tersangka masuk ke ruang ATM dan menyarankan korban menghubungi nomor telpon call center palsu yang telah ditempel. Bahkan pelaku juga sempat menanyakan nomor PIN calon korbannya.
Namun akhirnya komplotan itu kena batunya. Saat beraksi di mesin ATM BNI, di Jalan Dokter Saharjo Kota Kediri. Calon korban yang merasa janggal dengan nomor call center milik BNI yang memakai nomor telpon genggam itu langsung menghubungi Polresta Kediri. Dalam sekejap, petugas yang datang ke lokasi langsung membekuk komplotan itu.
Selain beraksi di Kediri, para pelaku diduga juga kerap beraksi di Surabaya dan Yogyakarta. Korban mereka rata-rata menyerahkan nomor PIN, sehingga pelaku berhasil memindahkan uang korban ke rekening mereka. Hingga kini polisi masih melakukan pengembangan kasus penipuan ATM yang menggunakan batang korek api dan stiker call center bank palsu ini. (Danu Sukendro/Sup)