indosiar.com, Jakarta - (Senin, 03.10.2011) Seorang waria ditemukan tewas dipinggir rel kereta api Palmerah Tanah Abang, Jakarta Barat. Korban yang tidak diketahui identitasnya ini tewas akibat tersambar kereta api. Pria yang menggunakan busana wanita ini diduga tidak mendengar ada kereta datang saat menyeberang rel karena asyik menelpon.
Tewasnya waria akibat tertabrak kereta api ini mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Alteri Palmerah, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Korban tewas seketika setelah tersambar KRL jurusan Serpong-Stasiun Palmerah, Sabtu petang.
Saat ditemukan, korban masih menggunakan baju stelan wanita, dengan hiasan wajah layaknya wanita dan berambut panjang. Tak ditemukan selembar identitas pun pada tubuh korban.
Korban tertabrak kereta ketika menyebrang rel dari arah pasar Palmerah menuju Senayan. Kereta KRL dari arah Permata Hijau menuju Palmerah langsung menghantam tubuh korban. Kuatnya hantaman membuat tubuh waria ini terpental sejauh sepuluh meter. Korban tewas dengan luka berat dibagian kepala.
Diduga, korban tak mengetahui adanya kereta yang akan melintas karena sedang asik mendengarkan musik melalui earphone telepon genggamnya. Guna keperluan otopsi, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta. (Abdul Haris/Sup)