indosiar.com, Donggala - Kasus pembantaian anak oleh ayah kandungnya terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah. Cekcok dengan istri, seorang pria gelap mata lalu mengamuk dan menebas seluruh anggota keluarganya dengan parang hingga menewaskan seorang anakknya. Usai membantai keluarganya tersangka lalu menebas dan mengorok lehernya sendiri hingga ia tersungkur lalu tewas ditempat kejadian.
Pembantaian sadis diduga berawal saat pelaku Firdaus, perang mulut dengan istrinya Ramlah di rumah mereka hari Minggu (24/11) pagi. Pelaku kemudian mengambil sebilah parang terhunus dan tanpa alasan jelas, langsung mengamuk dan menyerang semua anggota keluarganya. Akibatnya anak bungsu pelaku Uran, bocah 13 tahun tewas. Sedang 4 anggota keluarganya yang lain mengalami luka parah terkena sabetan parang tersangka.
Usai membantai keluarganya, tersangka menebas kepala dan menggorok lehernya sendiri hingga tewas ditempat kejadian. Menurut salah satu korban selamat, Atikah, peristiwa tersebut berlangsung amat cepat. Ia berusaha melindungi anak pelaku, tapi lengan kirinya kini justru nyaris putus terkena sabetan parang pelaku.
Polisi yang tiba langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban. 4 korban selamat kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Undata Palu. (Pataruddin/Sup)