indosiar.com, Blitar - Aksi perampokan kembali terjadi di Blitar, Jawa Timur kawanan perampok yang diperkirakan 6 orang menyatroni rumah pengusaha yang juga Nahdlatul Ulama (NU) di Blitar. Setelah menghabisi pemilik rumah kawanan perampok menguras harta benda milik korban.
Jasad H. Muhammad Iwanto (52 tahun), terbujur kaku dirumahnya di Desa Penataran, Kecamatan Legok, Blitar. H. Iwanto peternak ayam juga Wakil Ketua Majelis Suro Nahdlatul Ulama Kabupaten Blitar, Jawa Timur itu tewas dibunuh kawanan perampok yang menyatroni rumahnya Rabu sekitar jam 4 pagi.
Isteri korban terlihat masih shock dengan peristiwa yang menewaskan suaminya tersebut. Kawanan perampok diduga masuk dengan memanjat dinding disamping rumah korban. Kemudian menyekap Iwanto dan isterinya, tangan suami isteri itu diikat dengan kawat bentrat dan mulutnya ditempel lakban.
Salah satu pelaku kemudian membekap tokoh NU di Kabupaten Blitar itu dengan bantal hingga tewas didepan isterinya. Setelah menghabisi pemilik rumah perampok menggasak mobil Suzuki Katana, uang 3 juta rupiah, perhiasan emas 30 gram, telepon genggam dan televisi.
Peristiwa itu baru terungkap setelah sepupu korban curiga dengan pintu rumah korban yang terbuka, padahal hari Subuh. Sementara dari hasil olah TKP, modus perampokan yang menewaskan 1 orang ini mirip dengan perampokan rumah milik pengusaha travel dua minggu lalu. Saat itu kekomplotan pelaku berjumlah sekitar 10 orang berhasil menggondol 3 mobil korbannya.
Polisi masih melakukan pengejaran terhadap kawanan perampok yang telah diketahui identitasnya. Dalam kurun satu bulan terakhir wilayah Kabupaten Blitar telah disatroni perampok sebanyak 7 kali, namun hingga kini tidak satu pun pelakunya tertangkap. (Danu Sukendro/Dv).