indosiar.com, Lumajang - (Jumat, 10.02.2012) Aksi kekerasan pelajar kembali terjadi. Para pelaku dan korban merupakan siswa salah satu SMK di Lumajang, Jawa Timur. Kekerasan terhadap siswa yang dikeroyok siswa lainnya itu terekam dalam video handphone. Tak terima atas kejadian tersebut, keluarga korban meminta pertanggungjawaban pihak sekolah.
Dalam sebagian dari video rekaman ini tampak aksi kekerasan didalam kelas siswa SMK Negeri Pasirian Lumajang, Jawa Timur. 8 siswa mengeroyok Beni, salah satu pelajar di sekolah ini. Aksi yang terekam siswa ini terjadi 7 hari yang lalu. Beni mengungkapkan, aksi kekerasan seperti ini terjadi hampir setiap hari. Namun pihak sekolah tidak mengubrisnya.
Karena tindak kekerasan ini keluarga Beni kemarin mendatangi sekolah untuk meminta pihak sekolah bertanggungjawab. Karena sejak kejadian itu Beni tidak bersekolah karena takut dikeroyok lagi dan setelah berjumpa dengan pihak sekolah kakak Beni tampak kesal. Ia menilai sekolah itu tidak menanggapi pengaduan atas aksi kekerasan siswa itu. Selain keluarga Beni, aparat Polsek Pasirian Lumajang juga sempat bertemu dengan pihak sekolah untuk menyelesaikan kasus ini.
Atas peristiwa ini pihak sekolah tidak memberikan komentar dan melarang wartawan masuk dengan mengunci pintu sekolah. (Nursalim/Sup)