indosiar.com, Palu - Seorang pemuda di Palu Barat, Sulawesi Tengah Minggu (14/01/07) kemarin, dilaporkan tewas setelah tertembus peluru nyasar yang bersumber dari senjata api milik oknum polisi. Peluru itu menembus pinggang kanan hingga membuat korban tewas seketika.
Peristiwa tragis yang menimpa korban Akbar ini bermula ketika di rumah keluarga tersangka Bripda AD Anggota Propam Polda Sulawesi Tengah di Jalan Kedondong, Kelurahan Pagego, Palu Barat tengah diselenggarakan acara syukuran aqikah dengan suguhan hiburan musik.
Saat itu Akbar bersama teman-temannya tengah menikmati hiburan tersebut. Namun memasuki pukul 02.00 WITA, kelompok pemuda yang tengah berpesta minuman keras ribut dan terjadi perkelahian. Keributan ini membuat oknum polisi AD terbangun dan melerai serta memperingatkan pemuda yang tengah ribut tersebut.
Peringatan AD ini ternyata dituruti sehingga AD kembali masuk kedalam rumah untuk istirahat. Hanya berselang beberapa menit keributan kembali terjadi. AD marah dan keluar rumah sambil membawa pistol dan tidak berapa lama terdengar suara letusan tembakan disertai robohnya Akbar.
Korban saat itu juga dilarikan ke RSUD Anutapura, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara itu Bripda AD langsung menyerahkan diri ke Polda Sulawesi Tengah. Peluru nyasar itu mengenai tangan kanan yang tembus ke pinggang kanan Akbar. Setelah dilakukan otopsi jenazah Akbar segera dikirim ke rumah duka untuk dimakamkan. (Patarudin/Sup)