
Indosiar.com - Lina menyuruh semua pembantunya untuk memeriksa semua ruangan yang ada di rumah Yusuf untuk mencari gelangnya yang hilang. Seisi rumah berkumpul di ruang tengah. Sewaktu kamar Syarifa yang giliran di periksa, pembantu menemukan gelangnya di bawah tempat tidur. Pembantu merasa kalau Syarifa pasti bukan yang mencurinya dan Lina sendiri lah yang sengaja meletakan gelang itu untuk menjebak Syarifa.
Pembantu langsung memasukan gelang itu ke dalam kantongnya dan bilang pada Lina bahwa ia tidak menemukan apa-apa. Mendengar itu Syarifa merasa sangat lega. Lena menyuruh Yusuf menelpon polisi, tetapi Yusuf merasa itu tidak perlu. Lina yang sangat kesal campur panic meminta tolong pada Keyla untuk meyakinkan Yusuf agar menelepon Polisi.
Lina memberi tahu Keyla bahwa gelang itu tadinya sudah ketemu dan sekarang benar-benar hilang setelah ia letakan di kolong tempat tidur Syarifa. Pembantu yang bingung harus berbuat apa dengan gelang itu akhirnya memutuskan untuk menaruhnya di kolong tempat tidur Yusuf ketika pintu kamar terbuka.
Ali mulai simpati terhadap Syarifa. Seperti bias any ia tetap menolak mentah-mentah Keyla yang saat itu sedang tidak enak badan. Ali mulai sedikit lebih tenang dan sopan dari sebelumnya. Joni seperti biasnya, ia selalu mencari celah untuk menemui Syarifa.
Kali ini rencana Joni berhasil digagalkan oleh Jimmy dan Mocil. Lina tetap bersikiras melaporkan Syarifa kepada polisi, hingga akhirnya ia nekad melapor. Dua orang polisi datang, dan mereka tidak diizinkan masuk oleh Yusuf karena Yusuf bilang bahwa laporan yang polisi terima palsu. Yusuf memarahi Lina, ia tidak suka dengan keputusan Lina menelpon polisi.
Ketika Yusuf sedang bedoa, ia melihat gelang Lina ada di kolong tempat tidur. Ia menemui Lina dan meminta Lina minta maaf pada Syarifa karena telah menuduhnya. Lina mau tidak mau menuruti. Ia meminta maaf pada Syarifa dengan tidak ikhlas. Lina yang kesal lalu menelpon Keyla. Saat itu Keyla tidak begitu menanggapinya karena sedang berada di klinik.
Syarifa lega dengan kabar bahwa dirinya bebas dari tuduhan. Ia sedang membacakan cerita untuk anak-anak di mosholla. Anak-anak meminta Syarifa membacakan terus ceritanya, hingga ia harus mengambil buku ceritanya di kamar. Ketika berjalan ke kamar, Joni melihatnya dan membuntutinya hingga ka dalam kamar. Joni hendak memperkosa Syarifa, hingga tiba-tiba ada sepasang kaki masuk ke dalam kamarnya. (And)