HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
Sapa

Museum Permainan Anak, Untuk Mengisi Liburan



indosiar.com, Yogyakarta - Seiring menjamurnya permainan modern, alat permainan tradisional kini semakin jarang ditemui. Namun sebuah museum di Yogyakarta mencoba menampung mainan tradisional yang dahulu lekat dalam dunia anak.

Museum Kolong Tangga begitulah nama museum yang ada di Gedung Sociated, Komplek Taman Budaya, Yogyakarta. Dinamakan kolong tangga karena museum ini memanfaatkan ruangan yang ada dibawah tangga sebagai ruang pamer. Mengoleksi lebih dari 900 macam alat permainan di museum ini tidak hanya berasal dari tanah air, tetapi juga dari berbagai penjuru dunia.

Sebut saja misalnya congklak (dakon), yang sering dimainkan anak - anak Jawa, aneka wayang hingga boneka pinokio. Semuanya ada dan lengkap dengan cerita yang menjadi latarnya. Nuansa tradisional memang menjadi ciri khas museum yang berada disisi selatan Malioboro ini.

Ratusan koleksi ini adalah mainan tempo dulu yang belum tersentuh tehnologi modern.

Keberadaan Museum Kolong Tangga pada awalnya digagas Rudi Corens, seorang korator dan seniman asal Belgia. Dilatarbelakangi nasib mainan tradisional yang kian hari kian tersingkir oleh modernisasi, museum ini kini menjadi tempat untuk mengenalkan anak.

Adat kebudayaan yang dulu menjadi keseharian anak - anak. Nah.. liburan sekolah kali ini museum anak mungkin bisa menjadi alternatif tujuan wisata di Yogyakarta ! Apalagi secara berkala museum ini juga memberikan pelatihan kepada anak - anak untuk membuat aneka mainan tradisional. (Danu Sukendro/Dv/Sup).

 

Bookmark and Share


Page: 1
11-Oct-2009 14:53:58 WIB by Mutiarani M
Sayang sekali seharusnya yang memulai memikirkan hasil budaya kita adlh Warga Negara sendiri, kenapa yg lebih perhatian memikirkan budaya kita adalah bukan kita sendiri.. Hal ini membuat saya khawatir, mungkin akan makin banyak hasil budaya yg kita miliki diakui oleh Negara lain. Semoga pemerintah kita lebih memikirkan negara ini, daripada hanya berdebat masalah kekuasaan.
5-Jul-2009 09:28:23 WIB by risca andreyanny
gimana sih cara daftar di HAPPY SONG.??
4-Jul-2009 07:33:53 WIB by binton nadapdap.Drs,MM
Saya salut dengan museum mainan anak2 ini,sebenarnya ide atau orang2 seperti ini,kreatif dan melestarikan bagian dari budaya dan sejarah, saya berharap pemerintah, presiden/wapres,menteri,gubernur,kabupaten/kotamadya,camat,lurah dan semua pihak2 terkait,harus mendukung apabila melihat didaerahnya ada ide atau musem seperti ini mohon didukung sarana,prasarana,dana(moral/moril) serta apresiasi/PENGHARGAAN DARI PEMERINTAH PUSAT selevel dengan KALPATARU, hal ini akan menggali /melestarikan bagian2 dari budaya maupun sejarah peradaban,semoga banyak tumbuh ide atau gagasan lain supaya anak bangsa ini kreatif dan ciNta budaya,tanah air,jadi kelak menjadi bangsa yg besar,INGAT....INGAT....INGAT BANGSA YG BESAR ADALAH BANGSA YG MENGHARGAI SEJARAH BANGSANYA.SALAM SUKSES BUAT MUSEUM

BINTON NADAPDAP ( KOLEKTOR,PEMERHATI BUKU DAN PENDIDIKAN)
HP.0812-8990118 - 021-70176889
2-Jul-2009 21:17:32 WIB by Asep Noerzaman
maaf,saya kangen ingin menonton chanel INDOSIAR, tapi berhubung saya sekarang sedang tidak berada di tanah air,sy meminta informasi link atau situs untuk streaming tayangan INDOSIAR, bagi yang tawu mengenai informasinya, ditunggu banget infonya,.. terima kasih
1-Jul-2009 20:57:06 WIB by iwan
indosiar aku ingin nonton inayah

 

Nama:
Email:
Security Code: