
indosiar.com, Yogyakarta - Tradisi gerebek atau memperebutkan gunungan, sudah lazim dilakukan masyarakat di sejumlah tempat. Namun di Yogyakarta, tradisi grebek ini bukan gunungan makanan yang diperebutkan, tapi gunungan buku.
Ratusan warga dari sejumlah daerah ini meramaikan grebeg safar, di kawasan Ponggol, Haryobinangun, Pakem Sleman, Yogyakarta. Mereka memperebutkan ribuan buku seperti novel, buku pertanian, maupun buku pelajaran.
Gunungan seribu buku tersebut juga memajang buku kontroversial, Membongkar Gurita Cikeas, karya George Adi Tjondro.
Selain berebut gunungan seribu buku, ritual unik ini diwarnai dengan kirab prajurit. Mereka berjalan kaki dari Karang Le'tak, menuju Ponggol, Haryobinangun, Pakem.
Iring-iringan prajurit ini mengarak hasil pertanian, replika Gunung Merapi, gerobak sapi, maupun kesenian masyarakat setempat.
Ritual budaya ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, juga untuk memacu masyarakat setempat agar lebih gemar membaca buku.(Krisna Agung/Ijs)