
indosiar.com, Jakarta - Dalam minggu-minggu ini, sekolah rintisan bertaraf internasional tingkat sekolah menengah pertama negeri, mulai membuka pendaftaran sekolah, walau ujian akhir belum dilaksanakan. RSBI sangat diserbu orang tua murid.
Beginilah, suasana jika berada dalam kelas rintisan sekolah bertaraf internasional. Mata pelajaran disampaikan menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Sekolah bertaraf internasional adalah kelas standar nasional pendidikan, yang bertujuan untuk mencapai keunggulan mutu pendidikan yang global.
Sekolah negeri berstatus rintisan sekolah bertaraf ini, banyak diminati orang tua murid, seperti tampak pada pendaftaran yang sudah dibuka mulai minggu lalu, di SMP Negeri 115, Jakarta Selatan, hingga tanggal 24 Februari 2010.
Mutu sekolah dan jaminan anak mendapat pendidikan terbaik, menjadi alasan utama, walau mereka harus mengeluarkan dana ekstra lebih mahal.
Kepala Sekolah SMP Negeri 216, Jakarta Pusat, Nasrul Narun mengatakan, sebuah sekolah RSBI berarti sudah mendapat predikat mencetak lulusan terbaik. Biaya lebih mahal dari sekolah reguler biasa, dikarenakan harus memenuhi standar mutu.
Sementara itu, menurut Kepala Bidang SMP/SMA Negeri Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Amsari Idris, jika ada siswa sekolah tingkat menengah dan atas berprestasi namun tidak mampu, akan digratiskan.(Sisca Tiur Gurning dan Surnata/Ijs