HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Aku Ingin Kembali Berjalan



Aku Ingin Kembali Berjalan

Berita HOT:

Reporter : Wihartoseno
Cameraman : L. Agung Nugroho
Tayang : Jumat, 6 Juli 2007, Pukul 12:30 WIB

Slamet Suparmin, lelaki paruh baya ini, telah 5 tahun tidak dapat berjalan dengan normal, karena sebelah kakinya terpaksa diamputasi. Peristiwa yang sangat mengejutkan ini terjadi, saat Slamet bekerja di sebuah perusahaan pelayaran asing. Bulan April 2002, kaki kanannya putus karena terbelit tali sling kapal pengangkut kontainer yang dia naiki.

Selama beberapa bulan, Slamet yang tinggal di Griya Yasa Cikupa, Tangerang, Banten ini, menjalani perawatan di rumah sakit. Oleh perusahaan, Slamet terpaksa dirumahkan. Beruntung, sisa uang pesangon yang diterimanya, masih bisa dibelikan barang-barang pengisi warung. Dengan berjualan di warung rumahnya yang sederhana ini, Slamet bersama Suparti istrinya, berusaha sekuat tenaga menghidupi lima anaknya.

Kehilangan sebelah kakinya, memang sempat membuat Slamet putus asa. Tetapi dengan keyakinan yang kuat, Slamet terus berusaha menjalankan tanggung jawabnya membesarkan kelima anaknya.

Walaupun penghasilannya tidak menentu, kini warung ini adalah satu-satunya tumpuan hidup keluarga Slamet. Keuntungan penjualan barang di warung, sebagian disisihkan untuk biaya makan sehari-hari, sedangkan sisanya dikumpulkan untuk membayar cicilan rumah yang ditempatinya kini.

Beberapa kali Slamet berusaha mendapatkan kaki palsu, agar dia dapat berjalan kembali dengan normal, dan mencari pekerjaan lain, tetapi berkali-kali juga dia terpaksa gigit jari, karena mahalnya harga sebuah kaki palsu yang mencapai 5 juta rupiah.

Walaupun kondisinya seperti ini, Slamet tetap berusaha melakukan kegiatan sehari-harinya tanpa bantuan orang lain. Selama tenaganya masih kuat, Slamet berniat untuk tidak pernah merepotkan Siapapun, termasuk istri dan anak-anaknya. Anak-anak dan istrinya, justru menjadi penyemangat bagi dirinya, agar tetap tabah dan optimis menghadapi kehidupan yang dirasakan semakin sulit.

Jika Slamet mendapatkan kaki palsu, impian pertamanya adalah berjualan keliling. Ia akan menambahkan kotak besar di bagian belakang motornya. Dengan motor itu, Slamet berencana berjualan makanan kecil di kampungnya. Tetapi yang paling utama, saat ini Slamet membutuhkan kaki palsu, yang mudah-mudahan akan mengantarkan dirinya menjemput impiannya.(Djoko Sulistyono/Ijs)

Bookmark and Share