HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM
Kata

Apa dan Bagaimana Penyakit Kusta



indosiar.com - Penyakit kusta atau lepra (leprosy) atau disebut juga Morbus Hansen, adalah sebuah penyakit infeksi menular kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Indonesia dikenal sebagai satu dari tiga negara yang paling banyak memiliki penderita kusta. Dua negara lainnya adalah India dan Brazil.

Bakteri Mycobacterium leprae ditemukan oleh seorang ahli fisika Norwegia bernama Gerhard Armauer Hansen, pada tahun 1873 lalu. Umumnya penyakit kusta terdapat di negara yang sedang berkembang, dan sebagian besar penderitanya adalah dari golongan ekonomi lemah.

Istilah kusta berasal dari bahasa sansekerta, yakni kushtha berarti kumpulan gejala-gejala kulit secara umum. Penyakit ini diduga berasal dari Afrika atau Asia Tengah yang kemudian menyebar keseluruh dunia lewat perpindahan penduduk. Penyakit ini masuk ke Indonesia diperkirakan pada abad ke IV-V yang diduga dibawa oleh orang-orang India yang datang ke Indonesia untuk menyebarkan agamanya dan berdagang. Pada 1995, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan terdapat dua hingga tiga juta jiwa yang cacat permanen karena kusta.

Penyebab :

Penyakit kusta disebabkan oleh kuman yang dimakan sebagai microbakterium, dimana microbacterium ini adalah kuman aerob, tidak membentuk spora, berbentuk batang yang tidak mudah diwarnai namun jika diwarnai akan tahan terhadap dekolorisasi oleh asam atau alkohol sehingga oleh karena itu dinamakan sebagai basil “tahan asam”.

Mekanisme penularan yang tepat belum diketahui. Beberapa hipotesis telah dikemukakan seperti adanya kontak dekat dan penularan dari udara. Dan diduga faktor genetika juga ikut berperan, setelah melalui penelitian dan pengamatan pada kelompok penyakit kusta di keluarga tertentu. Belum diketahui pula mengapa dapat terjadi tipe kusta yang berbeda pada setiap individu.

Masa inkubasi pasti dari kusta belum dapat dikemukakan. Beberapa peneliti berusaha mengukur masa inkubasinya. Masa inkubasi minimum dilaporkan adalah beberapa minggu, berdasarkan adanya kasus kusta pada bayi muda.Masa inkubasi maksimum dilaporkan selama 30 tahun. Hal ini dilaporan berdasarkan pengamatan pada veteran perang yang pernah terekspos di daerah endemik dan kemudian berpindah ke daerah non-endemik. Secara umum, telah disetujui, bahwa masa inkubasi rata-rata dari kusta adalah 3-5 tahun.

Tanda-tanda :

Tanda-tanda penyakit kusta bermacam-macam, tergantung dari tingkat atau tipe dari penyakit tersebut. Secara umum, tanda-tanda itu adalah :

  • Adanya bercak tipis seperti panu pada badan/tubuh manusia
  • Pada bercak putih ini pertamanya hanya sedikit, tetapi lama-lama semakin melebar dan banyak.
  • Adanya pelebaran syaraf terutama pada syaraf ulnaris, medianus, aulicularis magnus seryta peroneus. Kelenjar keringat kurang kerja sehingga kulit menjadi tipis dan mengkilat.
  • Adanya bintil-bintil kemerahan (leproma, nodul) yarig tersebar pada kulit
  • Alis rambut rontok
  • Muka berbenjol-benjol dan tegang yang disebut facies leomina (muka singa)

Gejala-gejala umum pada lepra, reaksi :

  • Panas dari derajat yang rendah sampai dengan menggigil.
  • Anoreksia.
  • Nausea, kadang-kadang disertai vomitus.
  • Cephalgia.
  • Kadang-kadang disertai iritasi, Orchitis dan Pleuritis.
  • Kadang-kadang disertai dengan Nephrosia, Nepritis dan hepatospleenomegali.
  • Neuritis.

Pengobatan :

Pengobatan yang efektif terhadap penyakit kusta ditemukan pada akir 1940-an dengan diperkenalkannya dapson dan derivatnya. Bagaimanapun juga, bakteri penyebab lepra secara bertahap menjadi kebal terhadap dapson dan menjadi kian menyebar. Hal ini terjadi hingga ditemukannya pengobatan multiobat pada awal 1980-an dan penyakit ini pun mampu ditangani kembali.

Pada 1985, kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di 122 negara. Pada Pertemuan Kesehatan Dunia (WHA) ke-44 di Jenewa, 1991, disetujui resolusi untuk menghapus kusta sebagai masalah kesehatan masyarakat pada tahun 2000, dan berusaha untuk ditekan menjadi 1 kasus per 100.000. WHO diberikan mandat untuk mengembangkan strategi penghapusan kusta.

Kelompok Kerja WHO melaporkan Kemoterapi Kusta pada 1993 dan merekomendasikan dua tipe terapi multiobat standar. Yang pertama adalah pengobatan selama 24 bulan untuk kusta lepromatosa dengan rifampisin, klofazimin, dan dapson. Yang kedua adalah pengobatan 6 bulan untuk kusta tuberkuloid dengan rifampisin dan dapson.

Obat terapi multiobat kusta.Sejak 1995, WHO memberikan paket obat terapi kusta secara gratis pada negara endemik, melalui Kementrian Kesehatan. Strategi ini akan bejalan hingga akhir 2010. Pengobatan multiobat masih efektif dan pasien tidak lagi terinfeksi pada pemakaian bulan pertama. Cara ini aman dan mudah. Jangka waktu pemakaian telah tercantum pada kemasan obat.

Hingga saat ini tidak ada vaksinasi untuk penyakit kusta. Dari hasil penelitian dibuktikan bahwa kuman kusta yang masih utuh bentuknya, lebih besar kemungkinan menimbulkan penularan dibandingkan dengan yang tidak utuh. Jadi faktor pengobatan adalah amat penting dimana kusta dapat dihancurkan, sehingga penularan dapat dicegah.(berbagai sumber/Ijs)

 

Bookmark and Share


Page: 1 2 3 4 5 6
9-May-2012 11:24:57 WIB by melisa
dok,selain pemeriksaan tes menggunakan dengan kapas,,bagaimana caranya pengambilan sample dengan pemeriksaan laboratorium.trm
8-May-2012 22:54:46 WIB by eddi
mau tanya kalau biar ga tertular cara antisipasinya gman ya ?
1-May-2012 23:32:43 WIB by entut warsita
dok..sya mau tanya,di dagu saya dan d bibir ada bercak merah yang kadang kadang terasa gatal dan merah warnanya tapi waktu d sentuh terasa,dan d kaki sblh kiri sama tapi kalau d sentuh tdk terasa dan apa bila terbentr terasa sakit sekali dan bila di tekan tekan terasa seperti dahging yg kaku.sya sudah 1 thn lebih minum obat METYL PREDNISOLONE,mhn penjelasn.terimakasih.
17-Apr-2012 23:56:40 WIB by muhsin mubarok
lamu alaikumwrb,,,, dok . ayah saya sekarang lagi ke serang penyakit kusta .. kata dokter setempat katanya harus di oprasi sedangkan ayah saya udah lanjut usia ,,apakah ada cara lain untuk penyembuhannya?.......begitu pula masalah biaya sedangkan keluarga saya hnya pas-pasan ,, tolong ksaih tau solusinya ...... please................
11-Apr-2012 14:43:54 WIB by ullah
klau anda mau herbal aman,ekonomis untuk menyebuhkan kusta hp:085399363646
10-Apr-2012 13:59:59 WIB by any
apa ybebb pnyk itu
apa kh bsa dsmbh kn ...
20-Mar-2012 08:41:25 WIB by Anie
Dok mau tanya nie ,ada teman saya muka sudah di tumbuhi bercak bercak putih seprti panu ,itu jenis penyakit apa dok..
15-Mar-2012 15:06:27 WIB by whia
oia apakah penyakit kusta ini sangat besar kemungkinan terjadi pada wanita??????
20-Feb-2012 08:27:58 WIB by husain
penyakit yang disebebkan oleh bateri insyaAlloh bisa di obati dengan obat-obatan herbal antibiotik tinggi,anti mikroba, bakteri ,virus,jamur ,,,yaitu menggunakan propolis lebah yang mempunyai kandungan yang mencakup kategori diatas..bagi yang mau mencoba kita tawarkan produk baru kami hasil dari perlebahan sendiri di jamin aman dan halal non alkohol,mengandung zak aktif sangat tinggi ,ALKAUTSAR PROPOLIS BISA anda dapatkan di link http:/beehayati.blogspot.com../ http://propolisalkautsar.blogspot.com atau http://mitrausahamandiri.ka9.com atau hubungi 085323935677 (husain)
20-Feb-2012 08:27:04 WIB by husain
penyakit yang disebebkan oleh bateri insyaAlloh bisa di obati dengan obat-obatan herbal antibiotik tinggi,anti mikroba, bakteri ,virus,jamur ,,,yaitu menggunakan propolis lebah yang mempunyai kandungan yang mencakup kategori diatas..bagi yang mau mencoba kita tawarkan produk baru kami hasil dari perlebahan sendiri di jamin aman dan halal non alkohol,mengandung zak aktif sangat tinggi ,ALKAUTSAR PROPOLIS BISA anda dapatkan di link http:/beehayati.blogspot.com../ http://propolisalkautsar.blogspot.com atau http://mitrausahamandiri.ka9.com atau hubungi 085323935677 (husain)

 

Nama:
Email:
Security Code: