HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Aroma Timur Tengah Ala Hotel Berbintang



Baca Juga:


Tags:

pernik ramadhan

Berita HOT:

 

Tim Peliput :  Farma Dinata - Andry Hariana
                     Damar Galih - Rudi Asmoro
Editor  :  Bagus Andriansari
Lokasi  :  Jakarta
Tayang  :  Rabu, 24 September 2008 Pukul 12.30 WIB

indosiar.com - Nuansa Timur Tengah, suasana seperti itulah yang umumnya mewarnai bulan Ramadhan di hotel-hotel berbintang di Jakarta. Bukan hanya dengan menyajikan aneka masakan khas negara-negara Timur Tengah, tapi juga termasuk menampilkan ragam budayanya.

Hotel Intercontinental Mid Plaza Jakarta, misalnya, digelar Turkish Food and Cultural Festival. Macam-macam makanan khas Turki yang didominasi oleh daging domba dan kacang, disajikan disini. Tidak terkecuali domba panggang yang di Indonesia terkenal sebagai kebab.

Nah, pengunjung yang menikmati santap berbuka puasa di hotel ini, juga akan diiringi musik tradisional negara yang letaknya separo Eropa separo Asia itu. Ketiga musik ini khusus didatangkan oleh Istambul, ibukotanya Turki.

Tidak jauh beda sama Indonesia, 95 persen penduduk Turki menganut Islam. Sehingga dari sisi budaya dan makanan kayaknya cocok buat lidah orang Indonesia. Beda lagi di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, sama-sama mengambil tema Timur Tengah, tapi yang ini gabungan dari sejumlah negara yang masuk dalam kawasan tersebut.

Tidak tanggung-tanggung juru masaknya pun langsung didatangkan dari Amman, Yordan. Syech Muhammad Jabar. Rupa-rupa hidangan hasil karya maestro kuliner itu. Yang semuanya terlihat menggugah selera. Salah satu sajian khas hasil racikan Syech Muhammad Jabar adalah Musaka.

Bentuknya dan rasanya mirip masakan Italia yang juga populer di Indonesia. Cuma Musaka ini racikan bumbu - bumbunya khas Lebanon, terdiri dari 3 bahan utama daging khas digiling, potongan terong ungu dan saus tiram.

Selain musaka, ada juga sajian menu olahan tangan Syech Jabber yaitu Oudala. Kurang lebih seperti nasi kebuli tetapi disajikan bareng potongan daging kambing panggang.

Nah yang menarik, buka puasa di restoran Airlangga Hotel Ritz Charlton ini, sambil makan kita akan disuguhi tarian khas Persia, Tanura namanya. Sekilas mirip-mirip tarian Sufi asal Lebanon dimana sang penari beratraksi sambil keliling alias mutar-mutar.

Serunya, sang penari bernama Mahmud yang didatangi langsung dari Mesir itu, sambil menari juga berinteraksi dengan para pengunjung. Ada juga tari perut hasil modifikasi Ritz Charlton. Bedanya dengan tari perut biasa yang ini pakaian si penari lebih sopan dan narinya pakai lilin ditaroh diatas kepala. Makanya dinamakan Candletra.

Dengan tarif 198 ribu rupiah plus-plus per orang, Anda bisa makan sepuasnya sekaligus merasakan nuansa Timur Tengah. Ragamnya aneka menu istimewa disejumlah hotel berbintang pastinya makin memperkaya dibulan Ramadhan. (Dv/Ijs)

Bookmark and Share