
indosiar.com, Bekasi - Bagi sebagian orang mengkonsumsi lindung atau biasa disebut belut, adalah hal yang menjijikkan. Namun di warung Ibu Jomih di Bekasi, Jawa Barat, menu olahan belut menjadi sajian utama yang kerap dicari penggemarnya. Bu Jomih menamakan menu utamanya ini pepes lindung tongtolang nangka karena dimasak dengan nangka muda.
Kedengarannya memang aneh, pepes lindung atau belut tongtolang nangka. Namun di daerah Jalan Raya Tegal Ganas, Kalimalang Km 3, Kelurahan Delta Mas, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Bekasi ini, makanan ini menjadi menu favorit dan menggugah selera. Bagi Ibu Jomih tidak sulit mengolah makanan ini, lindung atau belut digeprek dan dicuci bersih dengan wadah dan pisang agar lindung terasa gurih dan bau anyir serta lindirnya pun hilang.
Sementara istilah tongtolang nangka berasal dari nangka muda, yang diparut sebagai pelengkap pepes belut dan dipadukan dengan bumbu halus dari kemiri, bawang merah dan bawang putih, laos, penyedap rasa, minyak sayur, asam muda serta garam. Yang menarik adalah proses memasak pepes ini yang menggunakan pelibakan.
Para pelanggan mengaku pepes lindung milik Ibu Jomih tidak ada duanya. Rasanya yang khas membuat para pelanggan selalu menyempatkan diri ke warung Ibu Jomih. Satu bungkus pepes belut dijual satuan 5 ribu rupiah dan tiap hari, dan setiap hari sekitar 150 bungkus belut ludes terjual hingga menjelang petang. (Awang Darmawan/Dv/Ijs)