HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM

Bisnis Anthurium Makin Mengiurkan



indosiar.com, Jakarta - Bisnis tamanam anthurium terutama jenis jenmanii kini makin mengiurkan. Di Karanganyar, Jawa Tengah puluhan nursery didirikan untuk melayani permintaan yang jumlahnya terus meningkat. Dalam waktu singkat, para petani anthurium pun menjadi milyarder dari bisnis tanaman kerajaan ini.

Nursery Grasia milik Hau Lie di Kecamatan Ngargo Yoso ini hanya satu dari puluhan nursery yang kini menjamur di Kabupaten Karanganyar. Dari nursery inilah ribuan tanaman jenmanii berasal.

Dan kini tersebar disejumlah kota di wilayah Surakarta termasuk Semarang, Kudus dan Yogyakarta. Di nursery ini sedikitnya 100 varian anthurium jenmanii dikembangkan. Jumlah varian ini bahkan akan terus bertambah karena salah satu keunikan dari jenmanii adalah munculnya varian-varian baru. Seperti jenmanii oval, king kobra, mangkok serta jenmanii keris yang belakangan ini banyak dicari.

Menurut Hau Lie, varian yang terus muncul inilah yang membuat anthurium jenis jenmanii terus digemari. Apalagi muncul varian baru tidak selalu tergatung dari alam. Tapi bisa diciptakan dari kreasi pemiliknya. Varian baru serta langka membuat harga tanaman ini menjadi sangat mahal.

"Jenisnya tidak akan pernah berhenti, karena ada varian-varian baru, apalagi saat ini banyak orang beralih ke tanaman ini" ujar Hau Lie.

Bisnis anthurium jenmanii ini memang sangat mengiurkan. Bayangkan untuk satu biji bibit harganya sudah mencapai 250 ribu rupiah. Padahal satu tongkol athurium bisa menghasilkan seribu biji.

Jika satu pohon terdapat 4 hingga 5 tongkol, tidak terbayang keuntungan yang diraih. Petani anthurium di Karanganyar sebagian memang petani dadakan yang muncul pada masa buming. Saat mulai mengembangkan anthurium, rata-rata petani bermodal satu indukan anthurium seharga 15 juta rupiah.

Modal mereka peroleh dari mengadaikan lahan pertanian. Kini mereka mampu menyemai bibit sendiri. Tanaman indukan yang dulu mereka beli 15 juta rupiah, saat ini harganya sudah lebih dari 250 juta rupiah.

Hingga saat ini harga anthurium jenis jenmanii memang masih melambung. Harga jemanii daun satu yang usianya satu bulan harganya mencapai 300 ribu rupiah. Padahal tiga bulan lalu harganya masih 100 ribu rupiah.

Untuk jemanii usia tanggung berkisar 5 juta hingga 50 juta rupiah. Sedangkan jenmanii indukan bisa mencapai 500 juta rupiah. Anehnya, berapapun harganya anthurium jenmaii hingga kini masih terus diburu. (Danuk Nugroho Adi/Sup)


Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: