HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Bubur Pedas, Menu Berbuka Puasa Masjid Al Mansun



indosiar.com, Medan - Masjid Al-Mansun di Medan, Sumatera Utara, kini identik dengan bubur pedas yaitu bubur Melayu yang menjadi hidangan favorit di masa Kesultanan Deli. Selama bulan suci Ramadhan bubur pedas ini menjadi menu khas berbuka puasa di masjid ini.

Memasuki bulan Suci Ramadhan di Masjid Al-Mansun yang berada di Jalan Sisingamangaraja Medan, Sumatera Utara, kerap identik dengan bubur pedas. Pasalnya di masjid inilah makanan khas Melayu yang disebut bubur pedas disajikan sebagai hidangan berbuka puasa.

Para pengurus Masjid setiap hari menyediakan bubur pedas untuk warga yang ingin berbuka puasa bersama di masjid bersidara ini. Proses pembuatan bubur khas Melayu ini memakan waktu cukup lama. Bumbu yang dipergunakan mencapai 25 jam seperti ketumbar hingga daun jeruk purut.

Bahan baku utamanya juga berbagai jenis seperti kacang merah, kacang kuning, ayam, cumi hingga ikan asin. Bahan dan bumbu yang cukup banyak membuat proses pemasak menjadi rumit sehingga dibutuhkan juru masak yang berpengalaman. Para juru masak ini memperoleh keahliannya secara turun temurun.

"Setiap hari di bulan Ramadhan, kita memasak bubur sebanyak 25 kilogram beras, 5 kilo daging, dan campuran sayur mayurnya lebih kurang 10 kilo, ditambah dengan santan. Cara memasak sayurannya seperti memasak sup. Utamanya bubur ini disajikan untuk orang yang berbuka puasa di Masjid Al-Mansun," jelas seorang juru masak di masjid itu.

Bubur yang telah selesai dimasak disajikan diratusan piring yang telah dipersiapkan untuk berbuka puasa. Dalam sehari pengurus Masjid Al-Mansun mengaku dapat menyiapkan ratusan porsi bubur pedas dengan biaya diperolehnya dari sumbangan jamaah masjid.(Edi Iriawan/Dv/Ijs)

Bookmark and Share