HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
RAGAM

Bubur Samin : Khas Bulan Ramadhan



indosiar.com, Solo - Masjid Darussalam di Kampung Jayengan, Solo, Jawa Tengah mempunyai tradisi unik selama bulan suci ramadhan. Masjid tua ini memasak dan membagikan bubur samin, yaitu bubur khas yang hanya dimasak pada bulan puasa kepada warga secara gratis untuk berbuka.

Beginilah proses memasak bubur samin yang dilakukan dibelakang Masjid Darussalam di Kampung Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo. Sejumlah pekerja tampak sibuk mengaduk bubur secara bergantian karena banyaknya bubur yang dimasak. Setiap hari selama bulan ramadhan, masjid ini sedikitnya memasak 40 kilogram bubur untuk konsumsi sebanyak 600 orang.

Selain beras, komposisi bubur khas ramadhan ini berupa santan, aneka sayur dan rempah-rempah, susu serta daging sapi. Tak heran jika bubur ini sangat bergizi. Menurut seorang pengurus masjid Muhammad Anshori, tradisi memasak dan membagikan bubur samin ini sudah dilakukan secara turun temurun. Awalnya tradisi ini dibawa oleh masyarakat Martapura ke pulau Jawa sekitar 70 tahun lalu.

Tradisi membagi bubur merupakan bentuk solidaritas kepada sesama selama bulan puasa. Proses memasak dimulai sekitar pukul 13.00 hingga pukul 15.00 WIB, selepas sholat Azhar, ratusan warga antri untuk mendapatkan bubur samin ini. Warga mengaku senang karena merasa terbantu dengan bubur gratis ini. Selain bubur, masjid ini juga menyediakan minuman khas sebagai pelengkap bubur yaitu kopi susu. Minuman ini dibuat dengan cara mencampurkan kopi, susu dan air yang selanjutnya memasaknya bersama-sama dalam sebuah drum. (Danu Nugroho Adi/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: