
indosiar.com, Sedayu, Yogyakarta - Budidaya jamur tiram ini dilakukan puluhan warga Sedayu, Bantul, Yogyakarta, yang tergabung dalam Kelompok Tani Sedyo Lestari Mampir, sekitar 2 tahun terakhir ini.
Jamur tersebut ditanam dengan media limbah penggergajian pohon, yang oleh para petani dikemas kedalam kantong plastik atau politek, dengan ukuran tertentu sebelum kemudian dimasukkan ke ruang sterilisasi.
Setelah itu, kemasan diberi bibit jamur tiram. Setelah disterilisasi, kemasan tersebut ditempatkan diruang tanam jamur, dengan memperhatikan suhu dalam ruangan. Hal itu dilakukan agar tanaman jamur bisa berkembang dengan baik.
Hasil dari budidaya jamur tiram ini, dijual di sekitar Yogyakarta dengan harga perkilonya Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu.
Peminat jamur tiram di Yogyakarta sendiri, terus meningkat karena jamur sangat baik untuk kesehatan.(Jatmiko/Ijs)