HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Sapa

Budidaya Udang : Bibit Unggul yang Bisa Bersaing dengan Bibit Impor



indosiar.com, Situbondo - Budidaya udang memang sudah banyak dilakukan orang, namun budidaya udang jenis vannamei masih sangat jarang. Meski sebagian orang meragukan hasil panen udang vannamei, namun para petani di Situbondo mampu menghasilkan kualitas udang yang tidak kalah baiknya dengan udang impor.

Inilah jenis induk udang vannamei lokal yang mulai kini banyak dibudidayakan oleh kalangan petani udang di Situbondo. Dengan bibit ini, keresahan para petani udang yang kerap kali merugi lantaran udang peliharanya mati tampaknya bisa teratasi. Pasalnya bibit lokal ini ternyata lebih tahan pada serangan penyakit.

Tidak hanya itu, jika dibandingkan dengan bibit yang selama ini diimpor, jangka waktu budidaya bibit vannamei lokal ini jauh lebih singkat. Dengan perawatan yang relatif lebih mudah, bibit udang vannamei lokal ini bisa dipanen dalam waktu 2,5 bulan saja. Padahal jika memakai bibit impor petani biasanya memerlukan waktu hingga 4 bulan, dengan panjang udang berukuran sekitar 50 centimeter.

Tingkat kematian yang rendah tentu saja menghasilkan produksi yang lebih tinggi, untuk lahan seluas 3000 meter persegi dengan tebaran 100 ribu benih petani bisa memperoleh sekitar 6 ton atau 50 persen lahan tinggi ketimbang menggunakan bibit impor.

Harga bibit udang lokal ini pun dilempar cukup murah, yakni 5 ribu rupiah umur 20 hari ketimbang jenis impor yang seharga 7 ribu rupiah per ekornya pada usia yang sama. Sedangkan harga induknya cukup murah, yaitu 50 ribu rupiah untuk 1 pasang. (Tommy Iskandar/Dv/Ijs)

 

Bookmark and Share