
indosiar.com - Apa itu depresi ? Depresi atau tekanan jiwa adalah suatu kondisi medis-psikiatris dan bukan sekedar suatu keadaan sedih. Beberapa gejala Gangguan Depresi adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas, dan gangguan pola tidur.
Dari hasil studi disebutkan, wanita berisiko dua kali lebih besar untuk terkena depresi dibanding laki-laki. Kadar hormon yang tidak stabil pada perempuan diduga menjadi pemicunya.
Dari http://www.sehatgroup.web.id, beberapa pertanyaan dibawah ini untuk mengetahui apakah Anda mengalami depresi.
Q : Apakah anda mengalami depresi?
A : Hidup mengalami pasang dan surut. Namun, jika masa surut yang kita alami menjadi lebih lama, berminggu bahkan berbulan-bulan, dan membuat kita menjauhi kehidupan normal kita, maka anda mengalami depresi. Depresi merupakan suatu penyakit yang melibatkan tubuh, perasaan, dan pikiran. Penyakit ini mempengaruhi cara makan, tidur, mempengaruhi penilaian kita terhadap diri sendiri, dan mempengaruhi penilaian kita terhadap sekitar.
Hal ini berbeda dengan rasa sedih atau sedang tertekan untuk beberapa jam atau beberapa hari. Ini merupakan kondisi yang tidak dapat di hilangkan begitu saja.
Q: Apa penyebab depresi?
A: Penyebab depresi bukan hanya satu. Ada begitu banyak alasan mengapa wanita mengalami depresi, antara lain:
Q: Apakah tanda-tanda depresi?
A: Gejala yang muncul tidak selamanya sama pada setiap orang. Kadang ada yang mengalami beberapa gejala, dan yang lain mengalami banyak gejala. Jika anda mengalami satu atau lebih dari gejala dibawah ini, selama lebih dari dua minggu, maka anda harus segera ke dokter.
Q: Bagaimana jika saya berkeinginan menyakiti diri sendiri?
A: Depresi dapat membuat anda berpikir untuk bunuh diri. Anda mungkin akan menyakiti diri anda dengan tujuan:
Anda akan merasa bahwa seluruh beban anda begitu besar dan sulit untuk diatasi. Jika anda memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup anda, dan tidak ada orang untuk diajak bicara maka tulislah apa yang ada di dalam pikiran anda. Coba mengingat-ingat seluruh kenangan bahagia dan kenangan yang menyenangkan. Buatlah daftar nama anggota keluarga, teman yang menayayangi anda. Tulis mengenai keinginan dan impian anda tentang masa depan anda. Bacalah apa yang sudah anda tulis seluruhnya, untuk mengingatkan anda, bahwa anda berharga.
Q: Bagaimana mengobati depresi?
A: Banyak orang yang mengalami depresi menjadi lebih baik ketika mereka mendapat pengobatan.
Ketika didiagnosa, banyak keadaan depresi dapat menggunakan terapi, obat berupa antidepresan, ataupun keduanya. Beberapa orang dengan bentuk depresi ringan akan membaik hanya dengan bantuan tenaga profesional saja. Namun, ada beberapa dengan keadaan depresi yang sedang hingga berat membutuhkan obat anti depresi. Dan butuh waktu mingguan hingga bulanan. Dan ada beberapa orang yang mengalami perbaikan dengan kedua jenis pengobatan tersebut; terapi dan obat.
Q: Apakah aman jika saya menggunakan obat antidepresi dalam keadaan hamil?
A: Dalam keadan hamil, apapun obat yang akan diminum, keputusannya harus di konsultasikan bersama dengan dokter. Obat antidepresi yang diminum selama masa kehamilan, tidak akan masuk melewati darah ke janin. Pada kasus yang jarang, beberapa obat antidepresi memiliki pengaruh pada pernapasan dan masalah jantung pada bayi baru lahir. Namun, jika wanita hamil menghentikan konsumsi obat tersebut, akan menimbulkan kekambuhan dari depresi. Bicarakan dengan dokter anda, mengenai risiko dan keuntungan dari penggunaan obat antidepresi dengan dokter anda. Dokter anda akan membantu menolong anda dan bayi anda..
Q: haruskah saya hentikan obat antidepresi saat saya sedang menyusui?
A: Jika anda menghentikan konsumsi obat antidepresi selama kehamilan, setelah melahirkan obat tersebut sebaiknya di konsumsi kembali. Namun, penggunaan obat ini harus di perhatikan, karena obat tersebut dapat masuk ke dalam air susu anda, dan sangat berisiko terhadap bayi anda.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa jenis obat antidepresi aman jika dikonsumsi pada masa menyusui (beberapa jenis SSRI). Diskusikan dengan dokter anda, apakah pemberian ASI eksklusif adalah pilihan atau penggunaan susu formula. Walaupun menysusi banyak sekali keuntungan dan kegunaan untuk bayi anda, namun, yang paling penting adalah kondisi anda sebagai ibu, yang harus tetap sehat, supaya dapat mengurus bayi anda.
Q: Siapa saja yang dapat membantu saya mengatasi depresi ini?
A: Dibawah ini ada beberapa orang rekomendasi untuk menolong
Dokter keluarga anda
Konselor profesional atau pekerja social
Pusat pelayanan keluarga
Program Penanganan Karyawan
Psikolog atau Psikiatri
(berbagai sumber/Ijs)