HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
RAGAM

Lokomotif Tua

Eksotika Kereta Kuno Pengangkut Kayu



Eksotika Kereta Kuno Pengangkut Kayu

Berita HOT:

indosiar.com, Blora - Kereta api tempo dulu, dengan penarik lokomotof uap, yang kini masih mampu beroperasi, bisa dihitung dengan jari. Salah satunya adalah kereta tua berliner Maschinenbau NR 9409, yang dimiliki oleh Perum Perhutani Cepu, Blora Jawa Tengah. Lokomotif uap tua buatan tahun 1928, yang dahulu berfungsi sebagai alat pengangkut kayu ini, hingga kini masih bisa berjalan normal.

Inilah rangkaian kereta api kuno pengangkut kayu, peninggalan pemerintahan kolonial Belanda yang kini usianya menginjak 82 tahun. Kereta uap berjenis berliner Maschinenbau NR 9409 ini, dahulu digunakan oleh pemerintahan kolonial, untuk mengangkut hasil hutan, di kawasan Cepu dan Blora, Jawa Tengah.

Yang menarik, jenis kereta api ini dipastikan jumlahnya di seluruh dunia hanya ada dua unit, dimana satu unitnya lainnya kini menjadi koleksi Museum Kereta Api Ambarawa, dan sudah tak bisa difungsikan.

Kereta tua yang kini merupakan aset Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Cepu, Jawa Tengah ini, kini  masih mampu beroperasi, memanfaatkan kayu sebagai bahan bakar utamanya. Meski sudah berusia lanjut, panel serta seluruh instrumen kereta masih bisa beroperasi. Meski masih ada beberapa kekurang sempurnaan disana sini, namun loko motif ini tidak jauh berbeda dengan kereta moderen. Loko uap antik ini, rata rata hanya beroperasi 2 kali dalam setahun.
 
Meski  biasanya hanya dua kali setahun beroperasi, namun jika ada permintaan dari para wisawatan yang ingin menikmati eksotika loko motif tua ini, pihak pengelola akan mempertimbangkannya untuk menjalankan kereta kuno ini.

Tidak hanya menarik minat wisatawan domestik, beberapa turis asing pun, belakangan banyak yang tertarik berwisata dengan kereta uap ini dengan rute perjalanan melewati kawasan pembudidayaan pohon jati  perum perhutani, mulai dari pembibitan hingga pemeliharaan dan pemanfaatan pohon jati. (Agus Hermanto/Sup)

 

Bookmark and Share