indosiar.com, Medan - Seni kaligrafi berbahan rempah-rempah dilakukan seniman kaligrafi bernama Yasin Ronasli. Dia memanfaatkan bahan rempah seperti ketumbar, kunyit, kayu manis, jintan, kopi dan cabe yang ditata dengan apik diatas bahan dasar kanvas. Untuk menarik perhatian, rempah-rempah yang digunakan diberi zat pewarna.
Ide pembuatan kaligrafi berbahan rempah muncul karena ingin membuat karya yang berbeda dibandingkan dengan yang lainnya. Sekaligus bermanfaat bagi orang lain. Maka Yasin yang tadinya merupakan pekerja seni tato pun beralih profesi dan terbukti, upah membuat kaligrafi unik sejak tiga tahun lalu ini cukup diminati, apalagi di bulan ramadhan. Permintaan atas kaligrafi berbahan rempah ini meningkat tajam.
Hasil karya Yasin ini dijual dengan harga bervareasi antara 500 ribu hingga 1 juta 500 ribu rupiah. (Edi Iriawan/Sup)