indosiar.com, Jakarta - Karya seni selama ini selalu identik dengan nilai-nilai keindahan dari penciptanya. Namun berbeda dengan Midori Hirota, seorang seniman asal Jepang, yang berupaya menciptakan karya seni sebagai bentuk permintaan maaf kepada bangsa Indonesia atas penjajahan Jepang, yang merupakan tanah leluhurnya.
Seperti inilah pameran karya seni hasil ciptaan dari Midori Hirota, seorang seniman asal Jepang. Berbagai macam karya seni seperti lukisan, foto dan cindera mata disajikan dalam pameran bertajuk "Exchange Project Memory of Asia", yang berlangsung di gedung Japan Foundation, Jakarta, Jumat sore (3/4/2009).
Jajaran sejumlah foto orang tua menggenggam cendera mata adalah karya yang dibuat berdasarkan perjalanan hidup dari Midori Hirota, dalam waktu empat tahun terakhir.
Midori Hirota mengaku berkeliling kesejumlah negara di Asia, seperti Indonesia dan Filipina, untuk bertemu langsung dengan pelaku sejarah penjajahan Jepang di kedua negara tersebut.
Tidak hanya bertukar pengalaman, Midori Hirota juga saling bertukar karya seni dengan orang yang ditemuinya. Dari karyanya tersebut, Midori Hirota ingin menyampaikan permohonan maaf atas penjajahan Jepang, dimana kakeknya dahulu adalah merupakan prajurit Jepang yang dikirim ke Asia.
Tidak hanya permohonan maaf, dalam karyanya Midori Hirota juga ingin menyampaikan sebuah pesan, bahwa tidak ada keuntungan yang dapat diraih dengan adanya perang. Perang menurut Midori Hirota hanya mendatangkan kesengsaraan bagi umat manusia.
Walaupun memiliki darah Jepang, Midori Hirota ternyata lebih menikmati keberadaannya di Indonesia, karena sejak tahun 1990 telah tinggal di negara yang pernah menjadi jajahan Jepang tersebut. Semoga karya seni Midori Hirota, dapat mempererat lagi hubungan antara Indonesia dengan Jepang.(Achmad Faisal dan Baharuddin Rahman/Ijs)