
indosiar. com, Inilah hobi memancing ikan di laut. Memancing seperti ini selain perlu keberanian, dan teknik tersendiri, biayanya juga mahal. Alat pancing ini contohnya, harganya mulai dari ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah. Semakin bagus kualitas dan kekuatannya semakin mahal alat pancingnya.
Biaya paling besar dikeluarkan untuk menyewa kapal. Kapal seperti ini, harga sewanya sekitar 20 juta rupiah untuk sekali pakai. Untuk berangkat memancing di tengah laut persiapan sudah dilakukan sejak hari masih subuh. Empat orang pemancing bersiap - siap dengan dibantu 5 awak kapal. Umpan pun disiapkan, biasanya berupa ikan kecil. Kapal bergerak ke tengah laut.
Bobi Halim selain sebagai pemancing juga bertindak sebagai nakhoda kapal. Dia gemar memancing di laut sejak puluhan tahun lalu.
Kapal yang digunakan untuk memancing ini tergolong mewah. Bobotnya 10 ton dan harganya sekitar 1,3 miliar rupiah. Sudah dilengkapi peralatan canggih berupa global positioning system atau GPS, untuk mengetahui posisi kapal.
Selain itu juga dilengkapi alat fish finder, untuk mengetahui dimana posisi yang paling banyak ikan. Perahu mengambil posisi berjejer melawan arus agar memudahkan saat memancing Kapal melaju dengan kecepatan 30 knot menuju lokasi yang banyak ikannya, jaraknya bisa mencapai ratusan mil dari pantai.
Pancingpun dikeluarkan. Umpan dilempar ke laut. Namun memerlukan kesabaran. Karena seekor ikan pun belum dapat. Menjelang sore, kail mulai bergerak. Seekor ikan kakap merah dengan berat sekitar 5 kilogram tertangkap di mata pancing.
Badan terasa lelah. Namun terasa kenikmatan luar biasa. Hobi memancing di tengah laut kebanyakan digemari oleh orang kaya. Namun bila ingin biayanya lebih murah, dapat menggunakan alat pancing dan perahu sederhana.
Hobi memancing di laut adalah salah satu kegemaran untuk menghilangkan stress. Lepas dari rutinitas kerja sehari – hari. Untuk urusan hobi, biaya yang mahal tidak menjadi masalah. Karena kepuasan yang diperoleh tidak dapat dinilai dengan uang. (Helmi Azahari/Dv/Sup).