
indosiar.com, Yogyakarta - Ini merupakan pertunjukan ketoprak lesung. Pertunjukan biasanya dilakukan pada malam hari. Disebut ketoprak lesung karena diiringi irama dari bunyi tumbukan lesung. Sebagaimana halnya ketoprak.
Isinya ceritanya kerapkali diwarnai canda yang menghibur penontonnya. Yogyakarta merupakan kota budaya. Di kota ini berbagai kesenian Jawa dilestarikan dan tetap terpelihara.
Salah satunya adalah ketoprak lesung. Teater rakyat ini lahir pada tahun 1887 di Klaten, Jawa Tengah. Pernah mengalami masa kejayaan hingga tahun 1925.
Menurut Lepenk,Pemerhati Ketoprak Lesung, saat ini ketoprak lesung masih bertahan di daerah pedesaan, dan kerapkali dipentaskan pada saat acara ritual, seperti metik desa, bersih desa dan syukuran setelah panen.
Nuansa Islam sangat terasa dalam pertunjukan teater rakyat ini. Terutama dari syairnya. Seperti Ilir-ilir karya Sunan Kalijaga.
Agar tetap dapat dinikmati, ketoprak lesung ini sudah mengalami adaptasi.Konsep dan nilai-nilainya tetap dipertahankan, namun irama lagu yang dimainkan mengikuti perkembangan zaman.
Menurut Sri Hastanto, Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film Depbudpar, agar dapat mengikuti perkembangan zaman ketoprak lesung harus berubah, namun tetap tidak meninggalkan akarnya. Kini tibalah saat pertunjukan. Diawali dengan perkenalan para pemainnya.
Suasana penuh canda memang merupakan bagian dari pertunjukan teater rakyat ini. Sementara musik lesung terus mengiringi tingkah polah para pelakonnya.
Tema yang diangkat dalam pertunjukan ini disesuaikan dengan kondisi masyarakat Yogyakarta yang baru saja dilanda bencana gempa bumi dan letusan asap gunung merapi. Sehingga terasa akrab dengan penontonnya.
Pertunjukan biasanya dilakukan semalam suntuk. Meski demikian penontonnya tidak bosan, karena canda segar para pelakonnya membuat para penonton tidak bosan menghabiskan malam.
Kesenian rakyat ada seiring dengan keberadaan komunitasnya. Seperti halnya ketoprak lesung ini. Zaman boleh berganti, namun dia akan tetap ada, meskipun tidak lagi digemari oleh generasi muda. (Suprie)